PAN Masuk Bakal Ada Reshuffle?

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 15:23 WIB
Pertemuan Jokowi dengan Partai Koalisi
Pertemuan koalisi Jokowi (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Masuknya PAN ke koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wapres Ma'ruf Amin menyisakan pertanyaan soal jatah menteri. Semua partai koalisi Jokowi-Ma'ruf mempunyai posisi di pemerintahan. Bakal ada reshuffle dalam waktu dekat?

Rombak kabinet terakhir yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada akhir April 2021 ketika terjadi perubahan nomenklatur kementerian. PAN santer disebut-sebut bakal mendapat 'kue', tapi pada akhirnya Presiden Jokowi hanya melantik Nadiem Makarim dan Bahlil Lahadalia mengemban jabatan baru di Kabinet Indonesia Maju sebagai Mendikbud-Ristek dan Menteri Investasi.

"Kalau bicara soal reshuffle saya sudah berulang-ulang menyatakan itu hak prerogatif presiden dan kami tidak mau berandai-andai," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Kamis (26/8/2021).

Sejauh ini, pembicaraan mengenai reshuffle memang belum masif meski PAN kini baru masuk ke koalisi pemerintahan Presiden Jokowi. Akan tetapi, dalam kurun waktu 3 bulan belakang, Jokowi menandatangani perpres yang mengatur posisi Wamen-PAN RB, Wamen Kemendikbud-Ristek dan Pepres Kementerian Investasi dan BPKM yang juga mengatur posisi Wamen.

Selain itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bakal memasuki purnatugas pada November 2021. Jokowi pun harus menyiapkan nama pengganti panglima TNI untuk disetor ke DPR sebelum dilantik.

Sejumlah anggota komisi IX DPR RI mendatangi RSPAD Gatot Soebroto. Mereka mengikuti pengambilan darah untuk diproses menjadi vaksin nusantara.Sufmi Dasco Ahmad (Rengga Sancaya/detikcom)

Kembali ke Dasco, wakil ketua DPR RI ini menegaskan urusan reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi alias tidak bisa diganggu-gugat.

"Semua kita serahkan kepada presiden," katanya.

Terkait bergabungnya PAN di koalisi, Dasco menyebut penambahan kekuatan politik dapat membantu kerja pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 yang berdampak ke sektor kesehatan hingga ekonomi.

"Bahwa kemudian bertambahnya kekuatan koalisi pemerintah kami sambut baik dan mudah-mudahan dengan bertambahnya pasokan tenaga bagi pemerintahan ini juga bisa membantu menunjang pemerintah lebih keras menghadapi pandemi dan meningkatkan ekonomi nasional," kata Dasco.

Simak Video: PAN Merapat ke Koalisi Jokowi, PKB: Jangan Sampai Putus di Tengah Jalan

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)