Jokowi Pernah Diingatkan Pakar Kasus COVID RI Bisa Capai 400 Ribu/Hari

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 13:55 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku pernah diperingatkan oleh tim epidemiolog soal prediksi kenaikan kasus COVID-19. Jokowi mengatakan, kala itu, tim epidemiolog mewanti-wanti terjadinya peningkatan kasus COVID-19 hingga di angka 400 ribu sehari.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam sambutannya pada Peresmian Pembukaan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, yang disiarkan secara virtual, Kamis (26/8/2021). Jokowi mulanya bicara soal dunia, termasuk Indonesia, yang menghadapi tekanan berat akibat virus Corona varian Delta.

"Kita dan juga negara-negara lain di dunia menghadapi tekanan yang berat. Tapi alhamdulillah perkembangan kasus harian di negara kita membaik. Kita ingat, kita di awal Februari kasus harian itu di angka 12.800-an per hari. Kemudian Februari, Maret, April, Mei, Juni. Bahkan di 14 Mei itu turun di 2.633. Tetapi karena varian Delta kemudian melompat naik dan di 15 Juli sampai angka 56.000," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan saat itu tim epidemiolog kemudian memperingatkan dia untuk segera menghentikan kenaikan kasus COVID-19. Sebab, jika tidak dihentikan, kasus COVID-19 di Indonesia bisa mencapai 400 ribu per hari.

"Tim epidemologi saat itu menyampaikan pada saya 'Pak hati-hati, karena ini bisa naik sampai 80.000. Kemudian naik menjadi 160.000. Kalau itu tidak bisa kita hentikan, akan bisa naik sampai di atas 400.000'," ungkap dia.

Namun, Jokowi mengatakan, berkat kerja keras semua pihak, hal itu tidak terjadi. Kasus COVID-19 di Indonesia bisa diturunkan setelah berada di angka 56 ribu kasus per hari.

"Tapi alhamdulillah setelah berada di titik 56 ribu kasus harian. Kemarin kita berada di angka 18.000. Artinya telah terjadi penurunan," kata Jokowi.

Simak video 'Di Hadapan 100 Ekonom, Jokowi Ungkap 3 Strategi Besar RI':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/fjp)