Pertamina Buka Tempat Cuci Motor Disabilitas di Lampung

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 09:26 WIB
Cuci motor Pertamina
Foto: dok. Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina Integrated Terminal Panjang bersama dengan GERKATIN (Gerakan Tuna Rungu Indonesia) meresmikan pembukaan steam motor disabilitas 'Isyarat Hati' di Bandar Lampung. Program ini merupakan pilot project CSR dalam pemberdayaan penyandang disabilitas terutama penyandang tuna rungu.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinsos Provinsi Lampung, Dra. Ratna Fitriani menuturkan apa yang telah dilakukan oleh Pertamina Integrated Terminal Panjang bisa jadi contoh dan inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk membantu penyandang disabilitas menjadi lebih berdaya.

"Hal ini sesuai dengan program pemerintah dalam upaya pemberdayaan disabilitas serta sejalan dengan arahan Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi untuk lebih memperhatikan kesetaraan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di berbagai bidang," ujar Ratna dalam keterangan tertulis, Kamis (26/8/2021).

Sementara itu, Lurah Tanjung Gading, Rosbandi juga mengapresiasi inisiatif dari Pertamina Integrated Terminal Panjang untuk memberdayakan para penyandang disabilitas.

"Kami berharap agar hal ini dapat berkembang ke daerah-daerah lain di Bandar Lampung," tutur Rosbandi.

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan menyatakan pembukaan steam motor disabilitas oleh Pertamina Integrated Terminal Panjang adalah dukungan perusahaan dalam upaya pemberdayaan disabilitas.

Program ini juga merupakan praktik dari SDGs poin 10 yaitu mengurangi ketimpangan dan tujuan No. 2 (Pada tahun 2030) yaitu memberdayakan dan mendorong penyertaan sosial, ekonomi dan politik bagi semua, tanpa melihat usia, jenis kelamin, disabilitas, bangsa, suku, asal, kelompok etnis, agama atau ekonomi atau status lainnya.

"Semoga apa yang Pertamina lakukan ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapat hasil sesuai dengan yang diharapkan," ucap Umar.

Pada tahun pertamanya, program berfokus pada pengelolaan steam motor, setelah diberi pelatihan tentang seluk beluk steam motor dan fasilitas pendukung steam, para penyandang tuna rungu menjalankan steam motor tersebut secara mandiri.

Tahun selanjutnya, program steam motor rencananya akan dilengkapi dengan Pojok Kopi atau Coffee Corner.

"Para penyandang disabilitas nantinya akan diberi pelatihan tentang cara meracik berbagai jenis minuman kopi dan menjalankan pojok kopi tersebut," ungkap Umar

Sebagai informasi, Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinsos Provinsi Lampung, Dra. Ratna Fitriani, Lurah Tanjung Gading Kec. Kedamaian Kota Bandar Lampung, Rosbandi.

Hadir juga Ketua GERKATIN, Susanti yang didampingi beberapa pengurus inti GERKATIN. Sementara dari pihak Pertamina Integrated Terminal Panjang diwakili oleh Supervisor HSSE yaitu Adi Mukhlosin.

(prf/ega)