Survei Indikator: Kepuasan dan Kepercayaan terhadap Jokowi Menurun

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Agu 2021 14:27 WIB

Indikator memaparkan tren kepuasan responden terhadap kinerja presiden. Dari dua survei sebelumnya, angka ini mengalami penurunan. Berikut ini hasilnya:

Februari 2021: 63 persen
April 2021: 64 persen
Juli 2021: 59 persen

"Kepuasan terhadap kinerja Presiden cenderung menurun," ujar Burhanuddin Muhtadi.

Kepuasan terhadap kinerja Presiden dalam menangani pandemi juga menurun. "Kepuasan cenderung menurun dibanding tiga bulan lalu," demikian bunyi temuan Indikator.

Begitu juga kepuasan terhadap kinerja pemerintah pusat dalam menangani penyebaran pandemi, angkanya menurun.

Kepuasan pada pemerintah pusat dalam mencegah penyebaran COVID:

September 2020
Puas: 66,3%
Kurang Puas: 33%
Tidak Tahu/Tidak Jawab: 0,7%

April 2021
Puas: 65,7%
Kurang Puas: 32,6%
Tidak Tahu/Tidak Jawab: 1,7%

Juli 2021:
Puas: 56,2%
Kurang Puas: 41,4%
Tidak Tahu/Tidak Jawab: 2,4%

Selain itu, kepercayaan terhadap kemampuan Presiden mengatasi pandemi menurun. Indikator bertanya kepada responden apakah sangat tidak percaya atau sangat percaya akan kemampuan Presiden Jokowi menangani COVID-19.

"Terkait dengan wabah virus corona (Covid-19), apakah Ibu/Bapak sangat tidak percaya, tidak percaya, biasa saja, cukup percaya atau sangat percaya bahwa Presiden Joko Widodo bisa bekerja secara baik dalam mengatasi masalah tersebut?" demikian pertanyaan Indikator.

Berikut ini hasil dari pertanyaan tersebut:

Sangat tidak percaya: 1,4 persen
Tidak percaya: 16,7 persen
Biasa saja: 24,0 persen
Cukup percaya: 47,4 persen
Sangat percaya: 6,9 persen
TT/TJ: 3,6 persen

"Mayoritas 54,3% cukup/sangat percaya bahwa Presiden Joko Widodo bisa bekerja secara baik dalam mengatasi masalah tersebut," kata Direktur Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi.

Indikator memaparkan tren kepercayaan pada kemampuan presiden dalam mengatasi pandemi. Tren ini diambil dari Mei 2020 hingga Juli 2021. Berikut ini hasilnya:

Mei 2020: 67,7 persen
Juli 2020: 60,9 persen
September 2020: 60,7 persen
April 2021: 56,5 persen
Juli 2021: 54,3 persen

"Kepercayaan pada kemampuan presiden dalam menangani COVID-19 cenderung menurun," ujar Burhanuddin Muhtadi.


(gbr/tor)