PPKM DKI Turun Level 3, Anggota DPRD Ingatkan Pemprov Jangan Lengah

Erika Dyah - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 16:55 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta F-Gerindra, Thopaz N Syamsul
Anggota DPRD DKI Jakarta F-Gerindra, Thopaz N Syamsul/Foto: DPRD DKI
Jakarta -

Anggota DPRD DKI Jakarta F-Gerindra, Thopaz N Syamsul mengapresiasi penanganan pandemi Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta serta jajarannya. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta sudah berjuang melawan COVID-19 sehingga saat ini status PPKM di Jakarta berada di level 3.

"Saya mengapresiasi Pak Gubernur Anies dan Pak Wagub A Riza Patria serta SKPD-nya yang bekerja optimal sehingga hari ini Jakarta berada di PPKM Level 3. Tentu ini sebuah sinyal positif agar ke depan DKI Jakarta secara perlahan terlepas dari belenggu COVID-19 ini," ujar Thopaz dalam keterangan tertulis, Selasa (24/8/2021).

Meski demikian, ia mengingatkan agar Pemprov DKI Jakarta beserta jajarannya tetap waspada dengan COVID-19. Serta menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Ia menambahkan jika kasus COVID-19 terus menurun dan vaksinasi telah mencapai target, maka herd immunity akan segera terwujud.

"Menurut ahli, herd immunity dapat terwujud jika vaksinasi telah mencapai di atas 80 persen, tentu saya terus mendukung percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Karena jika itu sudah tercapai saya optimis keadaan dapat berjalan normal secara perlahan," katanya.

"Mulai dari kegiatan ekonomi, sosial, maupun sekolah-sekolah dapat tatap muka kembali. Karena untuk saat ini Pemprov DKI masih mengkaji sekolah tatap muka di PPKM level 3 ini," imbuhnya.

Thopaz pun menekankan segala bentuk usaha yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta sudah cukup baik dalam penanggulangan pandemi COVID-19 ini. Kendati begitu, ia tetap mengimbau agar Pemprov DKI jangan lengah serta berpesan akan perlunya sinergitas bersama elemen sosial dalam penanganan pandemi.

"Dan tentu harapan saya PPKM level 3 ini bisa menjadi awal yang baik untuk Pemprov DKI Jakarta, agar kegiatan perusahaan-perusahaan di DKI Jakarta juga kembali tumbuh ekonominya serta pekerja-pekerja juga bisa berkantor seperti sedia kala," pungkasnya.

(akn/ega)