Jakarta PPKM Level 3, Sekolah Tatap Muka Dimulai 30 Agustus

Indra Komara - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 16:00 WIB
Siswa Siswi sekolah dasar kelas 5 menjalani ujian Penilaian Akhir Tahun secara tatap muka dengan mengunakan gawai di Sekolah Dasar Negeri 07 Pagi Malaka Jaya, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021).
Ilustrasi uji coba sekolah tatap muka. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

PPKM di Jakarta turun ke level 3. Pemprov DKI berencana membuka sekolah tatap muka terbatas 30 Agustus mendatang.

"Untuk pembelajaran tatap muka (PTM) di DKI Jakarta barusan tadi sudah kita rapat konsolidasi terkait hal tersebut. Itu kita rencananya akan melaksanakan PTM itu minggu depan," ujar Kasubag Humas Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Taga Radja kepada wartawan, Selasa (24/8/2021).

Taga mengatakan pembukaan sekolah tatap muka ini akan difokuskan pada sekolah yang sebelumnya sudah dilakukan uji coba PTM pada bulan lalu. Total ada 610 yang akan melakukan PTM terbatas.

"Tanggal 7 April kita melaksanakan uji coba terbatas pembelajaran campuran. Kemudian 9 Juli 2021 uji coba tahap satu pembelajaran campuran, karena Juni meroket kasus COVID, maka muncul penghentian sementara berdasarkan Kepdis 2021. Agustus kami menyiapkan untuk tahap berikutnya 372 sekolah menunggu penetapan situasi daerah. Karena DKI sudah turun ke level 3, maka kemungkinan akan dilaksanakan Senin, 30 Agustus," ujar Taga.

Taga mengatakan, dari 610 sekolah, itu akan bertambah lagi yang diberi kesempatan sekolah tatap muka. Pihak sekolah nanti akan diasesmen lebih dulu sebelum dapat izin PTM.

"Jadi kita akan fokus ke sana (yang sudah diuji coba), beri kesempatan kepada mereka, sambil simultan, kami siapkan asesmen ke sekolah lain," kata Taga.

Tenaga pendidik juga akan dilatih untuk bisa menyesuaikan pembelajaran PTM dan daring. Jika sekolah lolos asesmen, baru Dinas Pendidikan memberi izin PTM.

Taga mengatakan, jika kondisi darurat ada murid atau tenaga didik yang terindikasi terpapar COVID, sekolah ditutup tiga hari.

"Manakala terjadi anak terindikasi terpapar, berdasarkan Pergub 3 Tahun 2021, sekolah tersebut ditutup 3x24 jam, tiga hari. Sekolah melakukan penyemprotan disinfektan, kemudian yang terpapar segera melakukan isolasi, kepala sekolah berkoordinasi dengan faskes terdekat untuk tracing, kemudian dilakukan swab atau antigen mereka yang sempat kontak. Setelah dinyatakan bersih, baru dibuka kembali," kata Taga.

Sebelumnya, pemerintah mengizinkan sekolah di DKI Jakarta melakukan kegiatan belajar tatap muka dengan kapasitas maksimal 50 persen. Kebijakan ini diatur setelah pemerintah menurunkan level PPKM untuk wilayah Jakarta ke level 3.

Hal ini diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali. Inmendagri 35/2021 dikeluarkan pada Senin (23/8/2021).

Kebijakan sekolah tatap muka 50 persen ini hanya berlaku di daerah yang PPKM level 3. Bagi daerah yang masih menetapkan PPKM Level 4, belum diizinkan melakukan sekolah tatap muka.

Simak juga Video: DKI PPKM Level 3, Ganjil-Genap Kini Hanya Diterapkan di 3 Kawasan

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)