Eks Kapoldasu Cerita Momen 'Tak Dikenal'-Dibantu Polisi Saat Jatuh di Jalan

Datuk Haris Molana - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 11:25 WIB
Seorang personel Polresta Deli Serdang menolong pria jatuh dari sepeda. Ternyata korban ialah eks Kapolda Sumut Irjen (Purn) Martuani Sormin. (Ahmad Afrah/detikcom)
Foto: Seorang personel Polresta Deli Serdang menolong pria jatuh dari sepeda. Ternyata korban ialah eks Kapolda Sumut Irjen (Purn) Martuani Sormin. (Ahmad Afrah/detikcom)
Jakarta -

Mantan Kapolda Sumut (Kapoldasu), Irjen (Purn) Martuani Sormin, bercerita soal momen dirinya dibantu polisi ketika jatuh dari sepeda di Deli Serdang, Sumut. Martuani mengatakan awalnya polisi yang membantu tak mengenal siapa dirinya.

"Setelah saya purnabakti saya gowes sendirian saja," kata Martuani mengawali ceritanya, Selasa (24/8/2021).

Martuani mengatakan peristiwa dirinya jatuh dari sepeda itu terjadi pada awal Agustus lalu. Dia mengatakan dirinya duduk membelakangi jalan setelah terjatuh sehingga tak dikenali oleh siapapun.

"Anggota tersebut tidak mengenal saya karena saya duduk membelakangi jalan dan saya sudah menghubungi sopir saya untuk jemput. Makanya ketika dia meminggirkan kendaraannya dia hanya menyapa 'bapak jatuh dari sepeda?' dan menawarkan pertolongan. Setelah saya balik badan dan membuka helm baru dia tahu saya adalah mantan komandannya," sebut Martuani.

"Jadi sebenarnya dia tidak tahu siapa yang ditolongnya. Namun, naluri kepolisian yang dimilikinyalah menggerakkan hatinya untuk menolong. Itulah tugas anggota Polri yang sesungguhnya," sambungnya.

Martuani mengaku jatuh saat sepedaan merupakan hal yang biasa karena sudah rutin bersepeda sejak 2012. Namun pada awal Agustus lalu, dirinya mengalami patah tulang saat jatuh dari sepeda dan berujung ditolong oleh polisi yang awalnya tak mengenali dirinya.

"Masalah jatuh dari sepeda itu sebenarnya sudah biasa, karena saya mulai menggeluti bersepeda sejak tahun 2012 sampai sekarang. Namun, Kamis, 5 Agustus 2021 ketika saya jatuh, pergelangan tangan kiri saya retak dan dislokasi kemudian tulang belikat pundak kanan patah," sebut Martuani.

Dia mengaku sedang dalam proses pemulihan pascaoperasi. Martuani mengaku tak akan 'pensiun' dari sepedaan meski sempat terjatuh dan patah tulang.

"Sekarang dalam proses pemulihan pascaoperasi bedah tulang di RS Setiabudi Medan. Meski kita jatuh dan patah, tidak akan bisa menghentikan kegiatan kita bersepeda, namun mungkin ke depan akan lebih hati-hati dan lebih waspada," ucap Martuani.

Polisi Bantu Martuani Dapat Penghargaan

Personel Polresta Deli Serdang yang membantu Martuani itu mendapatkan penghargaan dari Kapolresta Deli Serdang, Kombes Yemi Mandagi. Menurut Yemi, anggotanya itu menunjukkan sikap polisi penolong masyarakat.

"Penghargaan khusus dari dengan kriteria 'Kepeduliannya Sebagai Polisi Penolong Masyarakat'. Karena telah menolong seorang laki-laki yang jatuh dari sepedanya," kata Yemi, Senin (23/8).

"Ternyata laki-laki tersebut adalah mantan Kapolda Sumut, Irjen (Purn) Drs Martuani Sormin Siregar MSi," tambahnya.

Personel polisi yang mendapatkan penghargaan itu bernama Briptu Muhammad Lutfi Siregar. Kombes Yemi mengatakan memberikan apresiasi terhadap tindakan yang dilakukan Briptu Lutfi.

"Kepada Briptu Muhammad Lutfi Siregar kita sangat mengapresiasikan tindakannya dan kita berikan reward penghargaan serta promosi jabatan untuk bertugas di Sat Reskrim Polresta Deli Serdang," tutur Yemi.

Luthfi juga sempat menceritakan momen dirinya membantu pria jatuh dari sepeda yang ternyata Martuani. Dia mengaku pertolongan itu diberikan secara spontan karena melihat pria terjatuh dari sepeda.

"Pukul 08.25 WIB, ketika saya melintas di jalan arteri menuju Bandara Kualanamu tepatnya di dekat Hotel Wing, saya melihat ada seorang bapak-bapak yang jatuh dari sepedanya dan saya langsung melakukan pertolongan," ucap Lutfi.

(haf/haf)