12 Daerah Larang Sekolah Tatap Muka, Kemendikbud-Pemda Diminta Koordinasi

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 08:36 WIB
Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda.
Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda (detikcom)
Jakarta -

Mendikbud Ristek Nadiem Makarim mengungkap ada 12 daerah yang masih melarang pembelajaran tatap muka atau PTM. Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menilai Kemendikbud perlu kembali melakukan sosialisasi ke daerah.

"Jadi ada dua hal menurut saya yang harus dilakukan oleh Kemendikbud, pertama jangan jangan ini soal sosialisasi yang belum masif yang dipahami secara utuh oleh pemda-pemda. Karena itu kita mendorong Kemendikbud melakukan sosialisasi yang lebih masif lagi terkiat SKB 3 menteri yang menyebutkan bahwa untuk semua daerah level 1,2,3 sebenarnya sudah harus ada opsi untuk membuka sekolah tatap muka," ujar Syaiful Huda kepada wartawan, Senin (23/8/2021).

Selain itu, Kemendikbud dinilai perlu melakukan kerja sama dengan pemda. Salah satu caranya adalah berkoordinasi dan menanyakan kendala yang dialami pemda.

"Kedua, Kemendikbud harus mengefektifkan kerja sama dengan pemda-pemda, jadi nggak cukup himbauan, nggak cukup minta bantuan kepada komisi 10 nggak cukup, dan nggak cukup berkeluh kesah di ruang publik. Jadi Kemendikbud harus mengambil prakarsa lebih, kerja sama yang efektif dengan pihak Pemda, tanya kenapa tidak dibuka, masalahnya apa, apakah soal kekhawatiran atau ada masalah lain," tuturnya.

Syaiful menilai saat ini Kemendikbud belum melakukan koordinasi yang efektif dan mitigasi ke pemda. Padahal, menurutnya, perlu adanya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah.

"Saya kira perlu Kemendikbud melakukan mitigasi, kenapa ke pemda yang semestinya sudah masuk di level 1, 2, 3, tapi enggan tatap muka. Pasti akan perkuat nanti setelah dimitigasi," tuturnya.

"Saya merasa sampai pada level melakukan mitigasi, dan koordinasi efektif ini belum dilakukan oleh Kemendikbud, karena itu saya mendorong ini bisa dilakukan. Karena yang terjadi kan Pemda tidak mau dimasalahkan, nah bagaimana ini bisa ditanggungjawabkan bersama, baik pemda maupun pusat, yang dalam hal ini Kemendikbud," sambungnya.

Diketahui, Mendikbud Ristek Nadiem Makarim mengungkap ada 12 daerah yang masih melarang penyelenggaraan pembelajaran tatap muka atau PTM. Padahal, menurut Nadiem, daerah tersebut dinilai sudah dapat melakukan sekolah tatap muka.

"Tentunya tidak rata sama sekali, setiap daerah punya persentase yang melakukan PTM terbatas yang sangat berbeda, tentunya banyak korelasi dengan tren pandemi di masing-masing daerah atau kenyamanan pemerintah daerahnya," kata Nadiem dalam raker dengan Komisi X DPR RI yang disiarkan akun YouTube DPR, Senin (23/8/2021).

Dari 12 daerah yang melarang sekolah tatap muka, mayoritas berada di Pulau Sumatera. Nadiem meminta tolong kepada Komisi X agar daerah tersebut dapat segera melaksanakan sekolah tatap muka.

"Ada beberapa daerah nih, Bapak-Ibu anggota Komisi X, tolong bantuannya. Ada beberapa yang masih melarang PTM terbatas, dilarang oleh pemdanya, padahal sudah jelas mereka harus mulai melakukannya, ya tolong," ujar Nadiem.

"Ada Kepulauan Riau, ini mohon dukungannya, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Pemkot Serang, Pemprov Gorontalo, Pemkab Lampung Tengah, Pemkab Tanggamus, Pemkab Lampung Utara, Pemkab Waykanan, Pemkab Pesawaran, Pemkab Tulang Bawang, dan Pemkab Mesuji. Ini beberapa daerah yang secara eksplisit dilarang oleh pemdanya. Jadi, bapak-ibu, tolong dukungannya untuk mensosialisasikan ini agar ini segera dilakukan," sambungnya.

(dwia/lir)