Round-Up

Penyebar Dipolisikan Buntut Video 'Tikus' di Mie Ayam Bikin Gempar

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 08:00 WIB
Viral mie ayam berisi ekor dan kepala tikus di Palopo, Sulsel. (dok. Istimewa)
Viral mie ayam berisi ekor dan kepala tikus di Palopo, Sulsel. (Dok. Istimewa)
Palopo -

Geger video dengan narasi mie ayam isi kepala dan ekor tikus di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pemilik warung pun mempolisikan si penyebar video.

Video itu viral di media sosial. Dalam video tersebut, awalnya diperlihatkan sesuatu menyerupai ekor. Selanjutnya, rekaman memperlihatkan semangkuk mie ayam yang diaduk di samping sesuatu mirip ekor tersebut.

Kemudian, dalam caption video dinarasikan ada konsumen mie ayam yang membungkus pesanannya dan menemukan ekor tikus. Disebutkan pula ada konsumen lain yang menemukan kepala tikus saat makan di tempat.

Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas membenarkan video viral tersebut. Dia menyebut personelnya sudah mendatangi warung mie ayam untuk memeriksa keterangan pihak warung pada Kamis (19/8/2021).

"Kalau kita sih sudah ngecek ke rumah makannya. Sudah interogasi, sementara katanya tidak ada yang komplain," ungkap Alfian saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (20/8).

Alfian mengingatkan warga Kota Palopo agar tak cepat mengambil kesimpulan hanya berdasarkan video viral.

"Namanya medsos kan kebenarannya belum bisa 100 persen itu. Masih 50:50, bisa jadi fitnah bisa jadi juga besar," kata Alfian.

Sang pemilik warung mie ayam itu merasa dirugikan dengan viralnya video tersebut. Warungnya sepi imbas narasi 'tikus' beredar di media sosial.

Alfian mengatakan sang pemilik warung sudah melapor polisi terkait video yang merugikan warung mie ayamnya itu.

"Iya pemilik warung sudah melapor ke kami," kata Alfian, Senin (23/8/2021).

Pemilik warung mie ayam bernama Dahlia itu menyambangi Polres Palopo pada Sabtu (20/8). Dia menempuh jalur hukum karena warung mie ayam miliknya yang semula ramai kini jadi sepi akibat video viral tersebut.

"Katanya sih memang ramai. Rp 2 juta per hari omzetnya dan akhirnya jadi sepi," ucap Alfian.