Polisi Selidiki Viral Mi Ayam Isi Kepala dan Ekor Tikus di Palopo Sulsel

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 20 Agu 2021 09:32 WIB
Viral mie ayam berisi ekor dan kepala tikus di Palopo, Sulsel. (dok. Istimewa)
Viral mi ayam berisi ekor dan kepala tikus di Palopo, Sulsel. (dok. Istimewa)
Palopo -

Video dengan narasi mi ayam isi kepala dan ekor tikus di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di media sosial (medsos). Polisi setempat kini menyelidiki kebenaran video tersebut.

Dalam video viral, awalnya diperlihatkan sesuatu menyerupai ekor. Selanjutnya rekaman memperlihatkan semangkuk mi ayam yang diaduk di samping sesuatu mirip ekor tersebut.

Kemudian dalam caption video disebutkan bahwa terdapat konsumen mi ayam yang membungkus pesanannya dan menemukan ekor tikus. Disebutkan pula ada konsumen lain yang menemukan kepala tikus saat makan di tempat.

"Pasti sering (kamu pasti sering) makan di situ dulu ya. Astaga paling terkenal, sering mahasiswa makan di situ," terdengar wanita mendeskripsikan warung mi ayam yang dimaksud.

Polisi Interogasi Pihak Warung Mi Ayam

Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas turut membenarkan adanya video viral tersebut. Dia menyebut personelnya telah datang ke warung mi ayam yang dimaksud untuk memeriksa keterangan pihak warung pada Kamis (19/8).

"Kalau kita sih sudah ngecek ke rumah makannya. Sudah interogasi, sementara katanya tidak ada yang komplain," ungkap Alfian saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (20/8/2021).

Alfian kemudian mengingatkan masyarakat, khususnya bagi warga kota Palopo, agar tak cepat mengambil kesimpulan hanya karena berdasarkan video viral. Dia mengatakan kini pihaknya terus menyelidiki lebih lanjut.

"Namanya medsos kan kebenarannya belum bisa 100 persen itu. Masih 50:50, bisa jadi fitnah bisa jadi juga besar," kata Alfian.

"Sekarang lagi kita cari ini orang-orang yang upload, benar nggak konten yang di video tersebut," sambung Alfian.

Alfian mengatakan konsumen seperti yang dinarasikan dalam video seharusnya segera melaporkan kejadian itu ke polisi atau ke instansi yang berwenang untuk menguji benar-tidaknya mi ayam itu berisi kepala tikus dan ekor tikus.

"Seharusnya dengan ada ditemukan begitu dia melaporkanlah. Dari Dinkes itu sudah ngecek juga ke sana," ucap Alfian.

"Ya itulah, sekarang kembali lagi, kita harus mencari barang bukti kan. Bahwa itu daging bukan daging ayam, harus kita cek lagi. Jadi harusnya pas kejadian, masyarakat yang benar-benar menemukan harus melaporlah dengan barang buktinya," pungkas Alfian.

Simak juga 'Heboh Diduga ASN Ngamuk-Timpuk Batu Gegara Pesanan Bubur Lama Datang':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)