Diskopukmperindag Mojokerto Gelar Pelatihan Negosiasi Kredit Macet

ADVERTISEMENT

Diskopukmperindag Mojokerto Gelar Pelatihan Negosiasi Kredit Macet

Inkana Putri - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 00:21 WIB
pemkot Mojokerto
Foto: pemkot Mojokerto
Jakarta -

Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto menggelar pelatihan teknik negosiasi dalam menangani kredit macet dan permasalahan koperasi lainnya. Pelatihan ini digelar dalam rangka penertiban kepatuhan koperasi terhadap peraturan perundang-undangan kewenangan kabupaten/kota.

Saat membuka pelatihan, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berpesan agar pelatihan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin guna menyelesaikan permasalahan koperasi. Ia berharap keuntungan koperasi secara berkelompok juga dapat dimanfaatkan oleh anggota sekaligus mendukung perekonomian daerah dan nasional.

"Manfatkan kesempatan ini agar ilmu yang didapat bisa dipraktekkan terhadap koperasi yang dikelola" ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/8/2021).

Lebih lanjut wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengimbau agar para anggota/nasabah menghindari debt collector guna menghindari permasalahan baru. Terlebih Depkolektor tidak menguntungkan bagi kedua belah pihak baik koperasi maupun nasabah/anggota.

"Oleh karena ini disini pentingnya ilmu negosiasi dimiliki oleh pengurus koperasi, agar mampu menyelesaikan kredit macet dan permasalahan perkoperasian yang lain. Prinsip dasar koperasi adalah diselesaikan secara kekeluargaan," katanya.

Di sisi lain, Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan pelatihan bertujuan untuk menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi kredit macet atau pinjaman bermasalah di koperasi.

Melalui pelatihan, peserta juga diharapkan dapat memahami sebab terjadinya kredit / pinjaman bermasalah dan menentukan penyelesaiannya dan memahami proses hapus buku dan hapus tagih dalam pinjaman koperasi.

Dalam pelaksanaannya, Ani mencatat terdapat 70 orang anggota koperasi yang mengikuti pelatihan. Dalam pelaksanaannya, pelatihan terbagi menjadi dua sesi dan masing-masing sebanyak 35 orang. Sesi pertama telah dilaksanakan pada Kamis-Sabtu, dan sesi kedua bertempat di aula Kecamatan Magersari yang berlangsung mulai 23-25 Agustus 2021.

Ani pun menyebut pelatihan kali ini juga masih menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh peserta juga telah menjalani vaksinasi COVID-19, bahkan sebagian besar telah mengikuti rapid antigen.

Sebagai informasi, Kota Mojokerto meraih pencapaian sertifikasi Nomor Induk Koperasi (NIK) dan menjadi juara dalam lomba koperasi tingkat Jawa Timur. Prestasi ini meliputi Juara 2 Kelompok Koperasi Simpan Pinjam yang diraih oleh KSP Sentral Usaha Mandiri dan Juara 3 Kelompok Koperasi Bidang Jasa yang diraih oleh Kopkar Sinar Sejahtera.

(mul/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT