Pencurian Motor di Siang Bolong di Jakbar, Pelaku Pakai Atribut Ojol

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 23 Agu 2021 19:38 WIB
Pencurian motor di siang bolong di Palmerah Jakbar.
Tangkapan layar video CCTV pelaku curi motor (dok. Istimewa)
Jakarta -

Dua orang pria beratribut ojol mencuri motor di Palmerah, Jakarta Barat. Pencurian terjadi saat korban tengah tidur siang di dalam rumah.

Deira (26), kakak korban, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (21/8) siang. Saat itu motornya diketahui diparkir di depan rumah dalam keadaan terkunci.

"Awalnya sih kita sekeluarga lagi ngumpul di rumah nenek nggak jauh dari rumah. Terus adik aku pulang duluan sekitar jam 12.30 tidur siang. Terus aku pulang lagi jam 16.30 sore, terus lihat kok nggak ada motor. Saya kira adek jalan lagi keluar, ternyata pas dilihat ada di kamar anaknya. Terus ada kunci motor, makanya dipikir motor hilang nih," kata Deira saat dihubungi detikcom, Senin (23/8/2021).

Deira lalu bertanya kepada sejumlah warga di sekitar lokasi. Salah satu pedagang menyebut, sebelum peristiwa pencurian berlangsung, ia sempat melihat dua orang yang mencurigakan.

"Ada tukang gorengan ada di situ dan bilang dia curiga ada dua anak muda naik motor hitam Beat celingak-celinguk. Nah terus aku cek CCTV di lokasi dan bener ketahuan (dicuri)," ujar Deira.

Dari rekaman CCTV tersebut pun terlihat dua pelaku. Satu pelaku menggunakan jaket berwarna merah dan satu pelaku menggunakan helm yang diduga beratribut ojek online.

Pelaku yang menggunakan helm ojek online itulah yang bertindak sebagai eksekutor pencurian motor korban.

"Iya bener (pelaku) ada yang pakai helm ojol-lah yang jelas. Jadi ada yang pake helm ojol sama ada yang pake jaket merah," jelas Deira.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Palmerah pada malam harinya. Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Palmerah AKP Haryanto membenarkan adanya laporan dari korban.

Dia menyebut polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Terkait pelaku menggunakan helm ojol, Haryanto enggan berkomentar jauh. Dia menyebut proses penyelidikan hingga kini masih berlanjut.

"Sementara kita belum bisa pastikan ojol apa bukan. Yang jelas sementara kita masih tahap lidik (penyelidikan)," pungkas Haryanto.

(ygs/mea)