Gajah 'Kaesang-Dodo' Masuk ke Kebun Warga di Riau, BKSDA Turun Tangan

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 23 Agu 2021 11:35 WIB
Ilustrasi gajah (Andhika-detikcom)
Foto: Ilustrasi gajah (Andhika-detikcom)
Pekanbaru -

Dua ekor gajah liar masuk ke perkebunan warga di Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Kedua gajah yang diberi nama Dodo dan Kaesang dievakuasi setelah BKSDA mengerahkan tiga ekor gajah latih.

Evakuasi gajah liar oleh tim Balai BKSDA Riau dan Taman Nasional Tesso Nilo di wilayah Peranap, Inhu. Kedua gajah liar masuk ke perkebunan setelah terpisah dengan kelompoknya sejak 1 bulan lalu.

"Balai Besar KSDA Riau, Balai TNTN, TNI, Polri dan jajaran sama-sama melakukan evakuasi dan translokasi gajah Sumatera di Peranap," ujar Kepala Bidang Wilayah I KSDA Riau, Andri Hansen Siregar kepada detikcom, Senin (23/8/2021).

Hansen mengatakan evakuasi dua ekor gajah Sumatera atau Elephas maximus sumatranus dilakukan kerena dua gajah merusak kebun warga di Peranap. Dua gajah diketahui berjenis kelamin jantan.

"Itu gajah liar remaja jenis kelamin jantan, dievakuasi karena kedua satwa tersebut merusak kebun warga di sekitar Peranap tepatnya di Desa Peranap dan Semelinang Darat selama kurang lebih 1 bulan," imbuh Hansen.

Saat pertama kali masuk perkebunan, tim gabungan sudah beberapa kali melakukan upaya penggiringan ke habitatnya. Namun, upaya itu belum berhasil.

Selama proses evakuasi, tim menemukan beberapa barang yang diduga mengancam hidup gajah liar ini. Tiga ekor gajah yang telah dilatih kemudian dikerahkan untuk proses evakuasi.

"Rabu lalu kami putuskan untuk mobilisasi seluruh tim ke lokasi. Termasuk tiga ekor gajah latih dari Minas bernama Bangkin, Indah dan Yopi," katanya.

Setelah gajah latih sampai, tim gabungan yang dipimpin Hansen memulai proses evakuasi. Gajah latih kemudian ditempatkan di perkebunan masyarakat yang disepakati.

Setelah berjibaku selama 1 malam, gajah liar itu akhirnya masuk ke mobil angkut pada Jumat (20/8) dini hari.

"Akhir pekan kemarin, gajah yang kita beri nama Kaesang dan Dodo itu dievakuasi ke kawasan TNTN. Lokasi ini berada di perbatasan antara konsesi perusahaan dengan kawasan TNTN dan akhirnya telah bergabung dengan kelompoknya," ucap Hansen.

Lihat juga video 'Momen Langka! Sekawanan Gajah Tidur Bersama di Tengah Hutan':

[Gambas:Video 20detik]



(ras/haf)