Viral Geng Motor Lempar Batu-Petasan ke Perkampungan Warga di Jakbar

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 22 Agu 2021 23:00 WIB
ILUSTRASI FOKUS (BUKAN BUAT INSERT) PENYERANGAN GENG MOTOR DI KEMANG (ILUSTRATOR: FUAD HASIM/DETIKCOM)
Foto: Ilustrasi Geng Motor (ILUSTRATOR: FUAD HASIM/DETIKCOM)
Jakarta -

Sebuah video yang menunjukkan puluhan remaja sedang berkumpul di sebuah perkampungan viral di media sosial. Terlihat para remaja tersebut membawa serta senjata tajam dan batu.

Dalam video tersebut, tidak hanya satu remaja yang terlihat membawa parang. Beberapa dari mereka juga terlihat membawa batu yang kemudian dilempar entah mengarah ke mana.

Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Jalan Thalib 1, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat. Aksi itu disebut terjadi pada Minggu (22/8) dini hari.

"Woi woi woi ngen*** lo," teriak salah satu orang yang terekam dalam video tersebut.

Konfirmasi Polisi

Kanit Reskrim Polsek Tamansari AKP Lalu Musti Ali membenarkan peristiwa tersebut. Namun, peristiwa itu bukanlah tawuran seperti yang tercantum dalam keterangan video.

"Jadi bukan tawuran tapi ada anak-anak geng motor masuk ke gang-gang (perkampungan) lempar-lempar warga sekitar jadi keluar. Ada yang lempar batu, ada beberapa bawa senjata untuk halau mereka," kata Lalu.

Kemudian, diketahui geng motor ini juga membawa serta petasan untuk dilempar ke arah warga. Lalu mengatakan jika mereka sempat menyalakan kembang api di sekitar gang tersebut.

"Karena malam di dalam jadi nggak sempat (kelihatan jumlah pelaku). Mereka (warga) tahunya rame aja ledakan kembang api di dalam gang itu," jelas Lalu.

Selanjutnya, Lalu mengatakan jika wilayah Tamansari selama tiga bulan terakhir sudah ada tiga kejadian serupa. Namun, baru kali ini kejadian penyerangan tersebut berada di perkampungan bukan di jalan besar seperti biasanya.

"Sekarang kami kecolongannya mereka (geng motor lakukan aksi) bukan hanya di jalan besar tapi sudah ke masuk ke gang jalan di dalam kampung," jelas Lalu.

Hingga kini belum diketahui motif dari kelompok geng motor menyerang perkampungan tersebut. Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan turut memeriksa keterangan masyarakat sekitar.

"Kami masih lidik apakah ada masalah orang kampung situ sehingga mereka masuk kesitu, cuman orang kampung nggak ada kenal sama orang-orang yang nyerang ini," jelas Lalu.

"Belum (tahu motifnya), maka mau kami gali karena informasi warga posisi didatangi. Maka kami gali apakah ada tantangan, masih kami lidik," sambungnya.

(maa/maa)