Suara Pedagang Pasar Pagi Jakbar Selama PPKM Level 4

Nahda Rizki Utami - detikNews
Minggu, 22 Agu 2021 12:39 WIB
Pedagang Pasar Pagi Jakbar.
Pedagang Pasar Pagi Jakbar (Nahda/detikcom)
Jakarta -

Pedagang masih mengeluhkan minim pendapatan selama penerapan PPKM level 4 di Jakarta. Mereka berharap kebijakan PPKM tak dilanjutkan.

Aman (43), seorang pedagang mainan anak, mengaku kerap kali mendapat teguran petugas saat berjualan. Waktu untuk berdagang jadi tak menentu.

"Saya nggak nentu. Kalau mau buka, ya, buka, kalau mau nutup, ya, nutup. Kadang kan ditegur juga sama petugas," ujar Aman kepada wartawan, Minggu (22/8/2021).

"Ya saya sih maunya berhenti ya. PPKM nggak PPKM kayanya sama aja. Yang di rumah, ya, di rumah, yang harus keluar kaya saya, ya, memang harus keluar nyari duit," ungkapnya.

Aman mengaku baru sekali mendapat bantuan sosial dari pemerintah. Dia juga sudah divaksin. Dia berharap situasi bisa segera normal.

"Saya sih pengennya hidup normal aja kaya sebelum Corona. Semua sehat sehat. Udah itu aja," tutur Aman.

Hal senada diutarakan Dias (26), pedagang mainan anak. Dia ingin ada aturan yang jelas dan mendapatkan bantuan jika PPKM terus diperpanjang.

"Ya kalau aturannya jelas dan masyarakat dibantu sih saya setuju aja. Namanya juga biar ngurangin angka yang nularnya, tapi kalau nggak jelas sih lebih baik disetop aja. Mau makan apa juga bingung karena nggak ada pemasukan," ungkap Dias.

Dias berharap agar pandemi cepat selesai dan bisa normal kembali.

"Semoga Coronanya cepet selesai biar kita bisa aktivitas lagi kaya kemarin. Kan enak tuh ke mana-mana gak pake masker kemarin mah," ungkap Dias.

(idn/idn)