Cerita Pejuang Hipertiroid yang Terbantu Program JKN-KIS

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Minggu, 22 Agu 2021 08:40 WIB
BPJS Kesehatan
Foto: dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Hipertiroid adalah keadaan akibat kadar hormon tiroid yang terlalu tinggi di dalam tubuh. Akibatnya proses metabolisme berlangsung semakin cepat dan memicu berbagai gejala.

Biasanya untuk sembuh, pasien harus bolak-balik ke dokter untuk terus berobat. Seperti halnya yang dialami oleh Rohaningsih (49). Beruntung selama menjalani perawatan ia dibantu oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Rohaningsih mengatakan gejala awal hipertiroid yang dirasakan yaitu sesak napas. Ia memutuskan memeriksakan diri ke dokter karena sesak napas yang dialaminya tak kunjung membaik.

"Awalnya saya rasa mudah lelah dan sering sesak nafas. Setelah beberapa lama, saya didampingi keluarga memeriksakan diri ke dokter lalu dirujuk ke Rumah Sakit Murni teguh di Medan. Hasil pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan dokter spesialis penyakit dalam disana, ternyata saya didiagnosis penyakit hipertiroid dan sudah parah katanya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (22/8/2021).

"Tadinya disarankan untuk operasi namun setelah diperiksa lagi, kata dokter belum perlu, jadi hanya berobat jalan saja sampai sekarang dengan memanfaatkan JKN-KIS," ungkap peserta JKN-KIS kelas satu tersebut," lanjutnya.

Dalam upayanya untuk sembuh, ia mengaku beberapa kali sempat menjalani opname di rumah sakit. Hal ini karena kondisi yang menurun.

"Waktu itu pernah drop dengan gejala pusing, jantung berdetak kencang, gampang capek, sesak dan tangan gemetaran. Badan saya waktu itu pernah kurus sampai mata kelihatan menonjol dan akhirnya harus dirawat inap beberapa kali di rumah sakit selama beberapa hari. Terakhir dirawat setahun yang lalu," terangnya.

Ia bersyukur ada program JKN-KIS yang membantunya dalam menjalani perawatan, baik rawat jalan maupun rawat inap. Rohaningsih juga memuji layanan JKN-KIS yang cepat dan tidak dipungut biaya.

"Alhamdulillah selama pakai (JKN-KIS) ini saya tidak pernah kecewa. Baik ketika rawat jalan dan rawat inap. Administrasinya cepat, fasilitasnya sudah bagus dan tidak dipungut biaya apapun. Asalkan kita mengikuti prosedur, mudah-mudahan lancar semua untuk mendapatkan manfaat kesehatan seperti aturan pemerintah," tuturnya.

Warga Kota Pinang itu pun berharap semua orang dapat memperoleh manfaat yang sama. "Semoga semua orang juga dapat manfaat yang sama seperti saya. Intinya tanpa ribet, dan tanpa biaya," tukasnya.

(prf/ega)