ADVERTISEMENT

Menkominfo: Terima Kasih ke Semua Pihak atas Bantuan COVID-19

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Sabtu, 21 Agu 2021 21:40 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika beserta Telkom Indonesia menggelar konferensi pers soal gangguan internet di Jayapura pascaputusnya kabel laut.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Seluruh negara di dunia bahu-membahu mengoptimalkan penanganan COVID-19 agar pandemi segera berakhir. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pemerintah menyambut baik solidaritas global tersebut.

Menurutnya dukungan itu menjadi bukti memiliki hubungan yang baik dan solid antara Indonesia dengan negara-negara di dunia.

"Pemerintah berterima kasih kepada seluruh pihak dari luar negeri atas bantuan dan dukungan yang diberikan untuk melawan COVID-19, baik yang dari pemerintah maupun swasta. Situasi pandemi COVID-19 merupakan situasi yang tidak menentu dan sulit untuk semua orang di dunia. Tidak ada satu negara pun yang dapat melawan pandemi ini sendirian, sehingga diperlukan kerja sama kuat antar negara. Pada hakikatnya memang kita sebagai manusia adalah makhluk sosial, memiliki ketergantungan satu sama lain," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/8/2021).

Johnny menjelaskan dalam kurun waktu 1 bulan, Indonesia menerima banyak bantuan dari luar negeri, baik dari pemerintah maupun non-pemerintah, ataupun inisiatif warga. Ia merinci dalam 1 minggu terakhir, RI bahkan menerima sedikitnya 3 bantuan. Pertama bantuan dari warga Kota New York berupa 176 ventilator. Kedua, Komunitas Changi Airport yang mendonasikan 1.380 konsentrator oksigen. Donasi ini digalang oleh Changi Foundation, unit filantropi dari Changi Airport Group (CAG), bersama dengan lebih dari 30 mitra bandara lainnya mulai dari industri ritel, teknik dan konstruksi, hingga staf bandara secara perorangan.

Ketiga, Indonesia juga menerima hibah 450 ribu dosis vaksin AstraZeneca dari Pemerintah Belanda. Kedatangan vaksin AstraZeneca pada Kamis (19/08/2021) tersebut adalah pengiriman tahap pertama dari komitmen Pemerintah Belanda untuk memberikan dukungan 3 juta dosis vaksin bagi Indonesia melalui kerja sama bilateral dose sharing mechanism.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia juga telah menerima bantuan dari berbagai negara sahabat, di antaranya dari Jepang, Singapura, Uni Emirat Arab, China, Australia, India dan Amerika Serikat. Dukungan tersebut diberikan dalam wujud dosis vaksin, peralatan kesehatan seperti ventilator, oxygen concentrator, tabung oksigen, alat pelindung diri, dan sebagainya.

Tidak hanya menerima, Johnny mengatakan RI juga mengirimkan sejumlah bantuan kemanusiaan ke negara sahabat untuk membantu melawan COVID-19. Seperti bantuan untuk Singapura berupa perlengkapan untuk membangun tempat isolasi pasien COVID-19, atau bantuan tabung oksigen yang diserahterimakan kepada pemerintah India beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Indonesia juga pernah mengirimkan bantuan ke Wuhan China serta Palestina dan negara-negara Pasifik. Tak hanya itu, Indonesia juga berkontribusi melalui Coalition for Epidemic Preparedness Innovation (CEPI) untuk mendukung kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.

Johnny menilai pemerintah selalu menegaskan solidaritas, kolaborasi, dan kerja sama antarnegara merupakan hal yang penting dalam melawan pandemi COVID-19. Karena itu, pihaknya sangat mengapresiasi setiap bentuk bantuan yang diterima dari luar negeri.

"Tentu saja setiap bantuan sangat bermanfaat bagi Indonesia dalam mengendalikan pandemi dan akan digunakan sebaik-baiknya, dengan segera disalurkan ke fasyankes dan lokasi-lokasi yang membutuhkan. Mari kita juga terus menguatkan doa, agar pandemi COVID-19 segera musnah dari muka bumi," pungkas Menteri Johnny.

(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT