Vaksinasi COVID Anak 12+ di DKI Jakarta Ditargetkan Selesai Agustus

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 20 Agu 2021 21:27 WIB
Vaksinasi untuk anak di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat mulai digalakkan. Ditargetkan ada 99 ribu anak usia 12-17 tahun yang akan divaksin COVID-19.
Ilustrasi vaksin Corona untuk anak. (Foto: Bima Bagaskara)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan sekolah dapat kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka jika seluruh siswa sudah mendapatkan vaksin COVID-19. Pemprov DKI Jakarta menargetkan seluruh anak usia 12-17 tahun tervaksinasi pada Agustus.

"Kita harapkan sesegera mungkin di Agustus ini sudah harus selesai," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (20/8/2021).

Widyastuti mengatakan percepatan vaksinasi bagi anak terus digencarkan demi menunjang pembelajaran tatap muka. Untuk itu, Pemprov DKI bekerja sama dengan berbagai pihak mendirikan sentra vaksinasi bagi anak 12-17 tahun.

"Kami berkolaborasi dengan disdik dan tentu banyak kolaborator lain yang telah memberikan vaksinasi kepada anak usia 12-17 tahun. Tentu tim dari Dinas Pendidikan yang bisa berikan jawaban bagaimana kesiapan dari sisi Dinas Pendidikan. Dari sisi kami terus-menerus berikan penguatan terbuka layanan bagi anak usia 12-17 tahun," jelasnya.

Dinkes DKI mengatakan ada sekitar 795 ribu anak usia 12-17 tahun yang menjadi target vaksinasi COVID-19. Sejauh ini, sekitar 750 anak telah tervaksinasi Corona. Adapun vaksin yang digunakan berjenis Sinovac.

Dinkes DKI terus berkoordinasi dengan Kemenkes untuk penambahan stok vaksin. Tujuannya agar dapat menjamin ketersediaan stok vaksin Sinovac bagi anak.

"Dan itu yang terus-menerus kami mintakan supaya untuk memastikan semua anak usia remaja tadi terlindungi dengan vaksinasi," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan sekolah dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka jika seluruh siswa sudah mendapatkan vaksin COVID-19.

"Apabila seluruh pelajar telah mendapatkan vaksinasi COVID-19, silakan melaksanakan opsi belajar tatap muka secara terbatas di sekolah," kata Jokowi di akun Twitter resminya, dikutip detikcom Jumat (20/8/2021).

Jokowi berharap sekolah tatap muka bisa segera dimulai, namun tetap mewanti-wanti agar seluruh pihak, termasuk para siswa, tetap berdisiplin menjalankan protokol kesehatan agar tidak tertular COVID-19.

(aik/aik)