Persatuan Umat Islam Dibahas di Mekkah
Minggu, 02 Apr 2006 19:58 WIB
Jakarta - Muktamar Liga Islam Se-Dunia (Rabithah al-'Alamin Islamy) yang berlangsung di Mekkah, Arab Saudi. Tema sentral Persatuan Umat Islam menjadi topik yang hangat dibicarakan. Dalam pidato pembukaannya, Putera Mahkota Saudi Arabia Pangeran Misy'al bin Majid bin Abdul Aziz menekankan pentingnya acara muktamar membahas persatuan umat. Karena telah terjadi gejala perpecahan di kalangan umat Islam atas dasar perbedaan dan ideologi politik.Mukhtamar ini dihadiri sekitar 500 tokoh ulama dan zuama di seluruh dunia. Dari Indonesia diwakili Menteri Agama Maftuh Basyuni, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Agil Siradj, dan Ketua Umum Dewan Dakwah Islam Indonesia Hussein Umar. "Liga Islam Se-Dunia belum sepenuhnya berfungsi sebagai pemersatu umat apalagi mendorong aktualisasi potensi besar umat Islam," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin seperti dilansir dalam siaran pers Media Center Muhammadiyah, Minggu (2/4/2006).Menurutnya, faktor utama yang membawa umat Islam ke keadaan seperti ini adalah lemahnya kepemimpinan umat. Hal ini antara lain disebabkan egoisme bahkan fanatisme kelompok di kalangan internal umat Islam, di samping perbedaan pendekatan strategis menghadapi pemaknaan jihad. "Diharapkan Liga dapat menampilkan diri sebagai organisasi dengan peran-peran strategis dalam mengajukan peradaban alternatif Islam menghadapi peradaban dunia dewasa ini," ujar Din yang juga adalah Wakil Ketua Umum MUI.
(ary/)











































