KPK Sebut Klaim Biaya RS-Nakes Lambat, Kemenkes: Sudah Makin Baik

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 20 Agu 2021 07:40 WIB
nakes dan dokter rssa malang
Ilustrasi (Dok Humas RSSA)
Jakarta -

KPK masih menemukan adanya kelambatan dalam klaim biaya rumah sakit dan insentif para tenaga kesehatan (nakes) dari anggaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kemenkes menyebut memang adanya keterlambatan realisasi, namun beberapa bulan ini proses klaim sudah semakin baik.

"Namun dalam 2 bulan terakhir progresnya sudah makin baik, saat ini sudah realisasi sekitar 37,3% dari total pagu yang dialokasikan semua daerah," kata Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes, Trisa Wahjuni Putri, kepada wartawan, Kamis (20/8/2021).

Kendati demikian, Trisa menekankan, bahwa anggaran insentif nakes menjadi tanggung jawab daerah. Pembayaran insentif, lanjutnya, bukan dalam kendali pusat.

"Anggaran insentif nakes daerah, berada di daerah ya DAU, Dana Alokasi Umum. Jadi bukan dalam kendali anggaran pusat atau APBN, sejauh ini memang lebih lambat dari realisasi anggaran di pusat," tuturnya.

KPK sebelumnya menyebut anggaran Kemenkes dalam pengadaan untuk masa pandemi COVID-19 ini sebesar Rp 130 triliun. Dengan anggaran sebesar itu, KPK masih menemukan adanya kelambatan dalam klaim biaya rumah sakit dan insentif para nakes.

"Khusus buat Kementerian Kesehatan agak lain lagi, karena anggarannya sekitar Rp 130 triliun pengadaannya bukan main. Jadi kita masuk ke dalam tim Kemenkes, jadi kita lakukan kunjungan lapangan, untuk memastikan klaim dari RS untuk biaya penanganan Covid itu memang benar, orangnya COVID beneran gitu ya," kata Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dalam konferensi pers, Rabu (18/8).

Pahala menyebut kelambatan klaim rumah sakit itu paling banyak terjadi di daerah. Kelambatan itu khususnya pada klaim para nakes.

"Tapi yang kita temukan masalahnya klaimnya lambat, yang kedua insentif untuk nakes orangnya benar dan klaimnya benar, ternyata yang ditemukan adalah klaimnya lambat terutama yang buat daerah," kata Pahala.

Simak video 'KPK Heran Kemenkes Lambat Cairkan Klaim Biaya RS dan Nakes':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/mae)