Wawan Akan Kembali Diadili, Kini di Kasus Suap Kalapas Sukamiskin

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 21:12 WIB
Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan tersangka kasus dugaan korupsi alat kesehatan (alkes) Banten dan Tangerang Selatan menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (31/10/2019). Wawan didakwa merugikan negara Rp 94,3 miliar terkait pengadaan alat kesehatan (alkes) Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Perbuatan Wawan disebut memperkaya diri sendiri, orang lain dan korporasi.
Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK menyatakan berkas perkara tersangka penyuap Kepala Lapas Sukamiskin, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, telah lengkap. Wawan akan segera disidangkan.

"Hari ini (Kamis, 19/8/2021) bertempat di Lapas Sukamiskin, Bandung, tim penyidik telah melaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) tersangka TCW (Tubagus Chaeri Wardana) kepada tim JPU karena berkas perkara telah dinyatakan lengkap," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (19/8/2021).

Ali mengatakan Wawan tidak dilakukan penahanan. Hal itu dikarenakan Wawan memang sedang menjalani hukuman penjara pada perkara sebelumnya.

"Tersangka tidak dilakukan penahanan karena saat ini masih dan sedang menjalani pidana dalam perkara sebelumnya," kata Ali.

Selanjutnya, Ali mengatakan tim JPU akan menyusun surat dakwaan dan segera melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor dalam waktu 14 hari. Wawan akan disidang di Pengadilan Tipikor Bandung.

"Dalam waktu 14 hari kerja, tim JPU segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Tipikor," ujarnya.

"Persidangan diagendakan di Pengadilan Tipikor pada PN Bandung," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Wawan saat ini menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin dengan tiga kasus, yaitu:

1. Menjalani hukuman 5 tahun penjara karena menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) kala itu, Akil Mochtar;

2. Menyuap Kepala Lapas Sukamiskin. Saat ini masih proses hukum;

3. Menjalani hukuman 5 tahun penjara karena korupsi pengadaan alkes Pemprov Banten dan Pemkot Tangsel, yaitu pengadaan alat kedokteran rumah sakit rujukan Provinsi Banten pada APBD TA 2012 dan APBD-P TA 2012 dan pengadaan alat kesehatan kedokteran umum puskesmas pada Pemerintah Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2012.

Simak juga 'Tok! Wawan Divonis 4 Tahun Penjara':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)