Cerita Pilu Para Ibu Kehilangan Suami Akibat COVID-19

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 20:08 WIB
Poster
Ilustrasi pasien meninggal dunia akibat COVID-19 (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Ratusan anak di DKI Jakarta kehilangan ayahnya akibat pandemi COVID-19. Kokom (46), yang kini menjadi orang tua tunggal bagi 4 anak, ditinggal suaminya sejak November 2020. Saat ini dia aktif sebagai kader juru pemantau jentik (jumantik) demi menafkahi keempat anaknya.

Kepada detikcom, Kokom bercerita kondisi kesehatan suaminya mulai menurun sejak dipecat dari pekerjaan akibat pandemi Corona. Ditambah lagi, suaminya memiliki riwayat penyakit komorbid.

"Suami kena pemberhentian. Karena (kerjaan) sepi akibat pandemi ini jadi diberhentikan, karena pikiran jadi kondisinya ngedrop, imunnya turun," kata Kokom saat ditemui di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (19/8/2021).

Namun Kokom tak pernah menyangka jika suaminya terpapar virus Corona. Awalnya, diagnosis dokter adalah gejala tifus hingga akhirnya kondisinya makin memburuk dan menjalani perawatan selama 11 hari.

Ditambah lagi, 3 dari 4 anaknya juga dinyatakan positif virus Corona. Sehingga, saat itu Kokom berfokus merawat anak-anaknya yang terpapar COVID-19.

"Jadi kita bawanya cuman ke klinik, dibilang sakit biasa. Dicek darah, gejala tifus. Sudah beberapa hari sesak kita bawa ke puskesmas. Saturasinya itu sudah 52, jadi harus langsung ke (rumah sakit) Thamrin. dari Thamrin langsung isolasi, terus nggak pulang lagi (meninggal)," tuturnya.

"Jadi pas bapaknya meninggal kita itu kocar-kacir. Anak saya nomor 1 dan 2 isolasi mandiri, yang ketiga saya ditaruh di tempat positif, padahal dia negatif. Udah saya pasrah aja deh gimana hasilnya. Ini saya nemenin di hotel 12 hari," sambung Kokom.

Ibu lainnya bernama Arni (47) baru ditinggal suaminya yang meninggal karena positif Corona pada Juli lalu. Sebelumnya, dia dan suami mencari nafkah dengan berdagang di pasar, sehingga mau tak mau mereka berinteraksi dengan banyak orang.

"Kemarin (baru) 40 harian. (Suami) dirawat semalam doang, malamnya masuk rumah sakit, subuh meninggal," ucapnya.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.