Wagub DKI: 200 Anak Menjadi Yatim di Jakpus Akibat COVID-19

Tiara Aliya Azahra - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 16:41 WIB
Wagub DKI Ahmad Riza Patria
Ahmad Riza Patria (Karin/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkap 200 anak menjadi yatim akibat pandemi COVID-19. Dia mengatakan temuan ini terdapat di wilayah Jakarta Pusat.

"Sementara ada 200 (anak yatim) yang terdata. Ini di lingkungan sini, Jakarta Pusat ya," kata Riza kepada wartawan saat ditemui di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (19/8/2021).

Sejauh ini, Pemprov DKI masih mendata anak yang ditinggal orang tua yang meninggal dunia karena positif COVID-19. Tujuannya agar Pemprov DKI dapat menyiapkan skema pemberian bantuan sosial bagi anak-anak yatim, piatu, maupun yatim-piatu.

"Nanti kita akan carikan program dan bantuan bagi anak-anak yang menjadi yatim, apalagi yatim-piatu, karena meninggal COVID-19," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Dinas Sosial DKI Jakarta akan turun ke lapangan mengecek kondisi anak yatim-piatu karena Corona. Pengecekan dilakukan setelah mendapatkan data anak dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI.

"Kita cek dulu ke lapangan, kita verifikasi lagi di lapangan apakah dia punya keluarga atau nggak, kita cek lagi," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Dinsos DKI Jakarta Rizka Okie saat dihubungi, Kamis (5/8/2021).

Okie menjelaskan nantinya tim dari Dinsos DKI akan memeriksa keadaan anak yatim-piatu tersebut. Apabila anak tersebut tak memiliki kerabat dekat, akan didaftarkan sebagai fakir miskin atau orang tidak mampu (OTM).

Hal yang sama, sebutnya, akan dilakukan apabila kerabat terdekat tak memiliki biaya mengurus kebutuhan anak. Setelah didaftarkan sebagai OTM, anak tersebut akan diberi bantuan sosial secara berkala.

(lir/lir)