Sidang Suap Nurdin Abdullah

Eks Anak Buah Ungkap Siasat Nurdin Abdullah Atur Proyek

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 14:24 WIB
Nurdin Abdullah menghadiri sidang secara virtual. (Hermawan/detikcom)
Nurdin Abdullah menghadiri sidang secara virtual. (Hermawan/detikcom)

Jaksa kemudian meminta penjelasan siapa yang dimaksud sebagai bapak di pertemuan itu. "Apakah Bu Sari menjelaskan 'Bapak' itu siapa?" katanya.

Selanjutnya, Andi menjelaskan bahwa Sari Pudjiastuti menyebutkan yang dimaksud dengan bapak adalah Gubernur Nurdin Abdullah.

"Iya, Bapak Nurdin Abdullah, Bapak Gubernur," kata Andi di persidangan.

Anggota Pokja 2 Kompak Benarkan Pengakuan Andi Salmiati soal Arahan Nurdin Abdullah

Kesaksian Andi Salmiati terkait titipan proyek dari Nurdin Abdullah itu turut dibenarkan oleh anggota Pokja 2 lainnya, antara lain Syamsuriadi, Abdul Muin, dan Munandar Naim.

"Pertama kami dipanggil ke ruangan ibu Sari, kemudian kami diberi surat tugas terkait paket Palampang Munte. Kemudian waktu itu Ibu Sari menyampaikan ada amanah dari Bapak, supaya pada saat pelelangan Palampang Munte, PT Cahaya Sepang Bulukumba diperhatikan. Maksudnya diperhatikan, dimenangkan," jelas Syamsuriadi saat tiba gilirannya memberi kesaksian.

Terungkap pula di persidangan, para anggota Pokja 2 masing-masing pernah menerima uang Rp 15 juta dari kontaktor H Indar dan Rp 15 juta dari H Kemal.

Anggota Pokja 7 Juga Ngaku Ada Arahan Nurdin Abdullah Menangkan Anggu

Selain anggota Pokja 2, anggota Pokja 7 atas nama Yusril Mallombassang, Ansar, Herman, dan Nizar juga mengaku ada arahan dari Nurdin Abdullah melalui Sari Pudjiastuti agar memenangkan proyek untuk Anggu. Jaksa KPK Siswandoni lantas menanyakan paket proyek yang dimaksud.

"Paket yang kedua ini, apa bedanya dengan ruas Palampang Munte?" tanya Siswandono.

Yusril kemudian mengungkap bila paket tersebut merupakan paket lanjutan dari ruas Palampang Munte yang pertama. Hanya, proyek yang kedua menggunakan anggaran dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2020 sebesar 19 M.

"Ini lanjutannya Pak, cuma beda anggarannya. Kalau ini 19 M dari dana PEN Pak," ungkap Yusril.

Yusril kemudian mengungkap bagaimana arahan Nurdin agar kembali memenangkan Anggu disampaikan lewat Sari Pudjiastuti. Persis dengan anggota Pokja 2, anggota Pokja 7 awalnya juga dipanggil ke ruangan Sari Pudjiastuti.

"Bahwa ada arahan dari beliau bahwa paket (yang kedua) ini, Pak Agung yang punya," ucap Yusril.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.