Berkas Bos PT ASA Tersangka Penimbunan Obat Dilimpahkan ke Kejari Jakbar

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 13:10 WIB
Polisi gerebek gudang penimbun obat azithromycin di Jakarta Barat, Senin (12/7/2021).
Polisi menggerebek gudang PT ASA yang diduga menimbun obat Azithromycin di Jakarta Barat. (dok. Humas Polres Jakarta Barat)
Jakarta -

Penyidik Polres Metro Jakarta Barat merampungkan berkas perkara kasus penimbunan 'obat COVID' yang melibatkan 2 pimpinan PT ASA. Berkas kedua tersangka kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

"Sudah diserahkan, sedang diteliti sama kejaksaan," ujar Kanit Reskrim Krimsus Polres Metro Jakarta Barat AKP Fahmi Fiandri saat dikonfirmasi, Kamis (19/8/2021).

Berkas tersebut telah diserahkan oleh penyidik sejak Kamis (12/8) lalu. Kini seluruh berkas sedang diteliti oleh pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Komut dan Dirut Jadi Tersangka

Diketahui, dari kasus tersebut, polisi menetapkan dua tersangka, yaitu Direktur Utama PT ASA berinisial YP (58) dan Komisaris Utama PT ASA berinisial S (56). Kini mereka telah ditahan di rutan Polres Metro Jakarta Barat.

"Kedua tersangka sudah kita lakukan penahanan ya. Keduanya sudah ditahan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (6/8/2021).

Keduanya dianggap paling bertanggung jawab dalam penimbunan obat Azithromycin tersebut. Kini polisi membuka peluang adanya tersangka baru dari kasus tersebut.

Kasus ini bermula dari gudang PT ASA digerebek polisi pada Senin (12/7). PT ASA, yang merupakan distributor obat-obatan, diduga menimbun Azithromycin 500 mg.

Polisi menduga PT ASA sengaja menimbun obat agar bisa menjual Azithromycin dengan harga yang lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET). Kepada polisi, kedua tersangka S dan Y mengaku motif keuntungan bisnis menjadi alasan melakukan penimbunan obat Azithromycin tersebut.

(mea/mea)