ADVERTISEMENT

Viral Pemotor Dinarasikan 'Anggota Metro' Cekcok dengan Pemobil di Jakbar

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 10:14 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Sebuah video memuat perselisihan antara pengendara motor dan pengemudi mobil di daerah Jelambar, Jakarta Barat, viral di media sosial. Dalam video viral itu, pemotor dinarasikan sebagai anggota 'Metro'.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (17/8) sekitar pukul 01.40 WIB. Awalnya pengendara mobil melintas di jalan yang lengang. Kemudian, pemotor dari arah samping dan diklakson beberapa kali oleh pemobil.

Cekcok keduanya terjadi di tengah jalan. Tidak jelas apa penyebabnya, kedua pengendara itu kemudian terlibat adu mulut.

"Kenapa, kau tahu saya?" bentak pemotor seperti dilihat dalam video viral.

"Hati-hati dong! Nggak usah pukul-pukul gitu, Bos," jawab pemobil.

Dikonfirmasi, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengaku pihaknya telah melakukan klarifikasi kepada pemotor tersebut. Pemotor tersebut telah dimintai keterangan ke Polres Metro Jakarta Barat kemarin malam.

"Kita sudah ketemu sama pengendara motornya, memang dalam narasinya disebutkan anggota Polda Metro gitu kan, tapi kita sudah periksa tidak ada sebutkan itu," kata Ady dihubungi detikcom, Kamis (19/8/2021).

Ady mengatakan perselisihan itu terjadi karena pemotor kaget diklaskon mendadak oleh pengendara mobil.

"Nggak ada permasalahan lanjut dari kedua belah pihak karena pengendara sepeda motor merasa kaget diklakson, ya, sehingga dia kaget dan terjadi cekcok sedikit," ungkap Ady.

Sejauh ini pihak kepolisian belum menemukan unsur pidana dari kasus tersebut. Polisi juga tidak menemukan adanya kekerasan terkait kejadian itu.

"Pengemudi sepeda motor yang dinarasikan seperti itu (anggota Polda Metro) kita tidak temukan sama sekali. Mungkin hanya cekcok sebatas pengendara tapi tidak ada unsur pidana yang kita temukan," pungkas Ady.

Lihat juga video 'Viral Pemotor Seragam 'Instansi' Halangi Ambulans Bawa Bayi Kritis':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT