Momen TNI-Polri Kuasai Markas KKB Goliat Tabuni di Puncak Papua

Jabbar Ramdhani - detikNews
Rabu, 18 Agu 2021 11:20 WIB
Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, (dok. Polda Papua)
Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Ahmad Musthofa Kamal. (dok. Polda Papua)
Jakarta -

Satgas Pinang Sirih berhasil menyerbu satu markas teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) jaringan Goliat Tabuni di Kabupaten Puncak, Papua. Aparat gabungan TNI-Polri menguasai markas KKB sehari menjelang HUT ke-76 RI.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan penyergapan itu dilakukan pada Senin (16/8/2021) pukul 15.40 WIT.

Pendudukan markas KKB tersebut dipimpin Kasi Intel Ops Satgas Pinang Sirih, Mayor Inf Sudarmin. Begini momen hingga Satgas Pinang Sirih menguasai markas KKB tersebut.

"Diawali dengan patroli drone, di Kampung Welenggaru, Distrik Gome Utara, Kabupaten Puncak, didapati 3 orang yang diduga KKB," kata Kombes Kamal dalam keterangannya, Rabu (18/8/2021).

Dia mengatakan ketiga orang diduga anggota KKB tersebut menembaki Tim Cakra. Dan saat dipantau melalui drone, ketiga orang tersebut kabur menuju honai.

1 KKB Ditembak-Senpi M16 Diamankan

Tim Cakra lalu menyergap lokasi tersebut. Seorang anggota KKB ditembak petugas.

"Maka dengan sigap Tim Cakra melakukan ambush, dan berhasil menembak 1 KKB, hingga lari bersama rekan-rekannya ke dalam hutan," katanya.

Kombes Kamal mengatakan saat honai yang jadi markas tersebut didatangi, aparat mengamankan satu pucuk senjata laras panjang jenis M16.

Saat ini Satgas Pinang Sirih berkoordinasi dengan jajaran aparat keamanan TNI-Polri serta menyiapkan tim cadangan dari Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 715/Matuliato (MTL) yang sewaktu-waktu akan digerakkan.

"Anggota TNI-Polri saat ini masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kelompok yang melakukan penembakan tersebut. Giat patroli yang dilakukan satgas agar aktivitas masyarakat di Distrik Gome berjalan lancar kondusif," ujar dia.

Anggota TNI-Polri juga bersiaga untuk mengantisipasi serangan dari KKB.

"Para komandan satuan menginstruksikan kepada seluruh anggotanya agar melaksanakan siaga di pos masing-masing untuk menghindari adanya aksi gangguan keamanan di wilayah Ilaga Kompleks pasca terjadinya kontak tembak di Kampung Welenggaru dan Kampung Gugibur Kompleks, Distrik Gome Utara, Kabupaten Puncak," ucapnya.

KKB Tembaki TNI Saat Patroli

Pada Minggu (15/8) terjadi kontak senjata di Gome, Puncak, hingga menyebabkan seorang prajurit dari Yonif 715/Matuliato terluka tembak.

Korban bernama Letda Inf RS yang mengalami luka tembak lalu dievakuasi ke Timika untuk mendapatkan pengobatan.

Dandrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya, anggota TNI terlibat baku tembak terjadi setelah mendapatkan serangan saat sedang berpatroli.

Dia menduga anggota TNI terlibat kontak senjata dengan teroris KKB jaringan Goliat Tabuni.

"Wilayah Gome dikuasai kelompok Goliat Tabuni," kata Brigjen TNI Iwan Setiawan.

(jbr/idh)