PTBA Siapkan Rp 1 M untuk Gerakan Pemberantasan Buta Matematika

Nurcholis Maarif - detikNews
Selasa, 17 Agu 2021 08:42 WIB
Kecakapan Literasi Jangan Memicu “Pergi”
Ilustrasi. Foto: detikcom
Jakarta -

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bekerja sama dengan Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) dan NU Circle memfasilitasi pelatihan para tenaga pendidik di wilayah-wilayah operasional perusahaan, dengan fokus utama di Muara Enim. Nilai dukungan yang dialokasikan PTBA untuk Gernas Tastaka mencapai sekitar Rp 1 miliar.

Program ini juga melibatkan dan bersinergi dengan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Kegiatan Peluncuran Gernas Tastaka antara PTBA, Pemkab Muara Enim, dan NU Circle berlangsung Jumat (13/08/) lalu secara virtual dan dihadiri sekitar 246 peserta yang sebagian besarnya adalah guru di SD/MI Muara Enim. Adapun pelatihan akan berlangsung selama 4 batch, dengan masing-masing batch diikuti oleh 40 guru.

Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto memaparkan partisipasi PTBA dalam gerakan ini merupakan wujud penerapan tujuan mulia sebagai perusahaan tambang milik negara dan anggota BUMN Holding Pertambangan MIND ID. Tujuan mulia tersebut adalah menambang sumber daya alam untuk peradaban, kesejahteraan masyarakat, dan masa depan yang lebih cerah.

"Selain itu, kunci utama gerakan ini adalah kepedulian kita bersama. Kita peduli dan prihatin dengan posisi literasi dan matematika saat ini yang berada di peringkat bawah. Jika tidak ada yang peduli, maka tidak akan ada perubahan," ujar Suryo Eko dalam keterangan tertulis, Selasa (17/8/2021).

Dalam acara peluncuran Gernas Tastaka, Suryo Eko menjelaskan program Training of Trainer (ToT) ini akan dilaksanakan di wilayah-wilayah operasional perusahaan, dengan fokus utama di Muara Enim.

Program ini berupa pelatihan kepada puluhan guru-guru sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah untuk meningkatkan kompetensi agar bisa mencetak generasi andal yang mampu bersaing secara global di masa depan. Pelatihan akan diberikan pertama-tama kepada 160 guru SD/MI di Muara Enim.

"Kewajiban kita bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita agar bisa melahirkan generasi-generasi unggul," ujarnya.

"Harapannya, program ini akan mencetak generasi cerdas, mampu berpikir kritis, bernalar dan membangun konteks untuk mengembangkan diri, lihai melihat peluang, serta memajukan diri sendiri maupun lingkungannya," imbuhnya.

Bupati Muara Enim Nasrun Umar sangat mengapresiasi bentuk kepedulian PTBA untuk meningkatkan kompetensi SDM di Muara Enim.

"Pendidikan adalah investasi, bukan cuma nantinya akan bermanfaat bagi si anak, tapi juga keluarga, lingkungan, bahkan lebih luas untuk nusa dan bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Ketua NU Circle R Gatot Prio Utomo menambahkan juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muara Enim dan PTBA yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

"Kita harus memiliki kesadaran dan tekad yang sama untuk perubahan dan bergerak maju, dengan meyakini Gernas Tastaka ini akan bisa memajukan generasi penerus kita," ujarnya.

(ncm/ega)