PPKM Akan Selalu Ada Selama Pandemi Corona

ADVERTISEMENT

Round-Up

PPKM Akan Selalu Ada Selama Pandemi Corona

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 17 Agu 2021 08:21 WIB
Poster
Ilustrasi PPKM (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah menyampaikan pengumuman penting terkait kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pemerintah menyatakan PPKM akan tetap diterapkan selama COVID-19 masih menjadi pandemi.

PPKM diterapkan untuk mengatur mobilitas masyarakat agar COVID-19 dapat dikendalikan. Pengumuman penting itu disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kemarin saat mempublikasikan perpanjangan PPKM.

"Saya ingin menjelaskan bahwa selama COVID-19 ini masih menjadi pandemi, PPKM akan tetap dilakukan sebagai instrumen untuk mengendalikan mobilitas dan aktivitas masyarakat," kata Luhut dalam siaran di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (16/8/2021).

Evaluasi penerapan PPKM akan dilakukan setiap pekan. Penilaian PPKM dilakukan salah satunya untuk menentukan apakah level PPKM di suatu daerah akan diturunkan, dinaikkan, atau tetap.

"Jika situasi COVID-19 makin baik, level PPKM akan diturunkan ke level lebih rendah, di mana level 3, 2, dan 1 akan mendekati situasi kehidupan normal," ujar Luhut.

"Evaluasi akan dilakukan setiap minggu sehingga perubahan situasi dapat kita respons secara cepat," tambahnya.

Terkait PPKM di Pulau Jawa-Bali yang diterapkan dalam sepekan terakhir memang menunjukkan hasil yang baik dalam pengendalian COVID-19. Pada periode 7-16 Agustus, lanjutnya, penurunan tren kasus kembali terjadi.

"Hal ini dapat terlihat pada kasus konfirmasi pada 15 Agustus kemarin turun 76 persen. Minggu lalu saya laporkan 59 persen, sekarang di 76 persen. Dan kasus aktif turun 53 persen dari titik puncaknya," terang Luhut.

Kabar baik lainnya, jumlah angka kesembuhan juga meningkat. Sedangkan jumlah kematian terus mengalami penurunan. Selain itu, positivity rate pun mengalami penurunan.

Namun masyarakat diminta tidak terjebak dalam euforia. Masyarakat harus tetap mematuhi aturan yang ditetapkan selama PPKM.

"Kita jangan juga terlalu euforia dengan angka yang baik ini. Memang di kawasan ini sekarang Indonesia termasuk yang cepat melakukan tindakan dan hasilnya cukup baik," imbau Luhut.

Masyarakat juga harus tetap waspada. Ada tiga pilar utama yang harus dijaga dalam penanganan COVID-19, yaitu kapasitas vaksinasi yang cepat, 3T (testing, tracing, treatment), dan penerapan protokol kesehatan yang baik.

"Kita harus tetap superhati-hati. Kalau kita tidak ketat pada protokol kesehatan, bukan tidak mungkin ini akan naik kembali baik dari aspek ekonomi maupun dari aspek kesehatan," ucapnya.

Baca perihal perpanjangan PPKM di Pulau Jawa-Bali dan penyesuaian sejumlah aturan di halaman berikutnya.

Lihat Video: COVID di RI Mulai Terkendali, Luhut: Berkat Arahan Presiden

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT