Viral Ratusan Pendaki Terobos Pos Penyekatan ke Gunung Bawakaraeng

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 19:23 WIB
Screenshot video viral ratusan pendaki terobos pos penyekatan ke Gunung Bawakaraeng (dok. Istimewa)
Screenshot video viral ratusan pendaki terobos pos penyekatan ke Gunung Bawakaraeng. (Dok. Istimewa)
Makassar -

Video menunjukkan ratusan pendaki menerobos pos penyekatan polisi di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), demi menuju Gunung Bawakaraeng viral. Polisi pun menambah personel untuk menjaga pos, dari awalnya 20 orang menjadi 100 orang.

Dilihat detikcom, Senin (16/8/2021), dalam video viral itu, tampak kerumunan pendaki di badan jalan. Mereka tampak mendesak diberi akses agar bisa melewati posko penyekatan.

"Maju, maju!" terdengar teriakan salah satu pendaki disertai bunyi klakson sepeda motor yang memenuhi jalanan.

Kapolsek Tinggimoncong Iptu Hasan Fadhlyh menyebut peristiwa itu terjadi di wilayah Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa. Dia mengatakan kejadian itu terjadi pada Sabtu (14/8) malam.

"Kejadiannya itu malam Minggu, sekitar 400 pengunjung (yang mencoba menerobos)," ujar Hasan.

Menurut Hasan, pihaknya telah menambah kekuatan personel untuk menjaga posko menjadi 100 orang. Dia mengatakan personel itu terdiri atas Satpol PP, TNI, dan relawan.

"Kekuatan personel awal mungkin sekitar 20, ditambah kekuatan kurang lebih 100 lah sama relawan," ujar Hasan.

Hasan mengatakan aparat gabungan juga melakukan penyisiran di area Camp Lembanna, tempat terakhir sebelum memulai pendakian ke Gunung Bawakaraeng atau Lembah Ramma.

"Tadi malam itu juga yang mereka mau lakukan (menerobos). Cuma berkat penguatan yang banyak, kebetulan masyarakat sudah resah karena mereka juga biasanya berteriak, akhirnya kami bubarkan sampai bersih, keluar dari Malino," ucap Hasan.

Sebelumnya, polisi telah melarang masyarakat untuk merayakan HUT RI ke-76 di Gunung Bawakaraeng. Polisi juga mendirikan dua posko penyekatan di dua titik demi mencegah kerumunan pendaki saat pandemi Corona masih terjadi.

Hingga pada Sabtu (14/8) siang, polisi dapat memaksa 39 pendaki putar balik. Namun, pada Sabtu (14/8) malam, keadaan tiba-tiba menjadi tak terkendali karena para pendaki bergerombol dan menerobos posko penyekatan polisi.

(hmw/haf)