Jokowi Minta Harga Tes PCR Rp 450 Ribu, Gubsu: Kalau Saya Maunya Gratis

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 13:54 WIB
Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah/detikcom)
Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar harga tes Corona metode polymerase chain reaction (PCR) diturunkan menjadi kisaran Rp 450-550 ribu. Bagaimana dengan di Sumatera Utara (Sumut)?

Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi mengatakan penurunan harga tes PCR harus dikaji lagi. Edy mengatakan hal itu adalah urusan perdagangan.

"Itu nanti perlu dikaji ahlinya, saya tak mengerti, itu urusan dagang," ucap Edy di gedung DPRD Sumut, Medan, Senin (16/8/2021).

Edy mengatakan hal itu setelah mendengarkan sidang tahunan MPR RI secara virtual. Terkait tes ini, Edy mengatakan dirinya ingin tes PCR dilakukan secara gratis.

"Maunya kalau saya gratis, bukan turun," tuturnya.

Stok Obat di Sumut Mulai Habis

Edy kemudian mengatakan ketersediaan sejumlah obat-obatan untuk pasien Corona di Sumut sudah habis di beberapa rumah sakit. Dia mengatakan obat-obatan itu akan segera dikirim oleh pemerintah pusat.

"Kemarin juga begitu saya sampaikan ke Menteri Kesehatan, dipimpin Menko Perekonomian, akan diusahakan, insyaallah dalam minggu ini bisa diberi (bantuan obat-obatan)," kata Edy.

Edy juga menyampaikan arahan yang disampaikan Presiden Jokowi dalam sidang tahunan MPR RI yang diikutinya secara virtual dari ruang sidang paripurna DPRD Sumut. Edy menyampaikan pesan Jokowi untuk tidak menyerah melawan pandemi virus Corona.

"Kondisi COVID ini membuat keterbatasan bangsa baik semua kondisi sosial, dampaknya ke sana. Sehingga rakyat ini harus mengerti, memahami dengan benar dampak dari COVID ini, itu yang dipidatokan presiden," jelas Edy.

"Dan terakhir yang paling penting adalah kita tidak boleh menyerah, kita harus berusaha, berbuat, berdoa, sehingga COVID ini bisa kita tangani," paparnya.

Jokowi Minta Harga Tes PCR Turun

Presiden Jokowi memerintahkan agar harga tes Corona metode PCR diturunkan. Jokowi meminta agar biaya tes PCR di kisaran Rp 450-550 ribu.

"Saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini, saya minta agar biaya tes PCR berada di kisaran antara Rp 450.000 sampai Rp 550.000," kata Jokowi dalam keterangannya melalui kanal YouTube Setpres, Minggu (15/8).

Jokowi juga meminta hasil tes PCR Corona dapat diterima dengan cepat, yaitu sehari kemudian.

Jokowi mengatakan salah satu cara menangani pandemi COVID-19 ialah memperbanyak testing atau pemeriksaan. Penurunan harga tes PCR diharapkan bisa memperbanyak testing.

Simak video 'Jokowi Minta Harga Tes PCR Rp 450-550 Ribu':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)