Gubsu Edy Kembali Lapor Kekurangan Obat COVID-19 ke Pusat, Minta Dipercepat

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 11:11 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (dok. Diskominfo Sumut)
Foto: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (dok. Diskominfo Sumut)
Medan -

Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi kembali menyampaikan kekurangan obat-obatan untuk pasien virus Corona ke pemerintah pusat. Obat-obatan yang kurang ini adalah obat antivirus.

"Yang perlu kami laporkan bahwa ketersediaan obat-obatan seperti remdesivir, actemra dan lainnya sudah tidak tersedia di beberapa rumah sakit," ucap Edy melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (16/8/2021).

Edy mengatakan itu saat rapat bersama Menteri Kordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Mennteri Keuangan Sri Mulyani dan Kepala BNPB /Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Ganip Warsito. Edy berharap obat-obatan itu dapat segera dibantu pemerintah pusat.

"Kami minta percepatan mengenai obat-obatan ini," kata Edy.

Dalam rapat, Edy juga menyampaikan ketersediaan tempat isolasi terpusat (isoter) di Sumut. Edy mengatakan ada 860 tempat tidur di seluruh lokasi isolasi terpusat di Sumut.

"Isoter di Sumut, saat ini total keseluruhan sebanyak 860 tempat tidur, dan baru 12% pasien yang dipindahkan menjalani isoter. Untuk di Kota Medan sendiri isoter ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan. Begitu juga percepatan vaksinasi terus dilakukan di Kota Medan dan kabupaten/kota lainnya di Sumut," tuturnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.