Kalla: Bank Dunia Minati Proyek Subway
Jumat, 31 Mar 2006 00:51 WIB
Kualalumpur - Bank Dunia telah menawarkan diri untuk berinvestasi dalam proyek pembangunan mass rapid transportation (MRT) khususnya subway. Hal itu diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat berada di Malaysia.Namun Kalla tidak menyebutkan berapa nilai investasi yang ditawarkan itu. "Kerjasama dengan Jepang batal, World Bank mau," kata Kalla dalam keterangan persnya kepada wartawan di Hotel Mandarin, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (30/3/2006) malam.Laporan wartawan detikcom Niken Widya Yunita dari Malaysia, hadir dalam memberikan keterangan pers itu antara lain Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, dan Dubes Indonesia untuk Malaysia Rusdihardjo.Menurut Kalla, tipe kerjasama yang ditawarkan Indonesia yaitu tipe tide yaitu tenaga kerja dan pembiayaannya dari Bank Dunia. Tujuannya agar tenaga kerja banyak yang terserap sehingga pembiayaan menjadi murah.Kalla optimis proyek MRT akan berjalan tepat pada waktunya yaitu tahun 2007. Namun Kalla menyerahkan hal itu kepada Menteri Perhubungan.Sementara itu soal pembatalan investor Jepang, Kalla menegaskan pembatalan kerjasama dilakukan oleh Jepang bukan Indonesia. "Kalau Jepang tidak mau kasih ya terima kasih. Jangan lupa Indonesia yang memenolak bukan Indonesia," tandasnya.
(mar/)











































