Hari Ke-3 Ganjil-Genap di Sudirman, Masih Ada Pengendara Tak Tahu

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 14 Agu 2021 09:04 WIB
Ganjil genap di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, 14 Agustus 2021, pagi. (Kadek Melda L/detikcom)
Ganjil-genap di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, 14 Agustus 2021, pagi. (Kadek Melda L/detikcom)
Jakarta -

Polisi kembali menerapkan aturan ganjil-genap di delapan titik di Jakarta, salah satunya di Jl Jenderal Sudirman. Sejumlah pelat mobil bernomor ganjil diputarbalikkan arahnya oleh polisi pada hari ini.

Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (14/8/2021), terlihat polisi bersama petugas Dishub dan Satpol PP berjaga di sekitar Bundaran Senayan (Patung Pemuda). Polisi terlihat mengatur lalu lintas dan mengarahkan pengendara mobil berpelat ganjil untuk putar balik.

Ternyata, hingga hari ketiga penerapan ganjil-genap PPKM level 4 di Jakarta, masih ada sejumlah kendaraan yang belum tahu.

"Mohon maaf, Bapak, pelat ganjil dilarang melintas," kata salah seorang polisi.

"Lewat mana dong, Pak?" ujar pengendara mobil.

"Bisa ke sana, Pak," sahut petugas polisi.

Pengendara mobil yang pelat nomornya tidak sesuai aturan ganjil-genap yang melaju dari Jalan Patimura dan Sisingamangaraja dan hendak menuju jalan Sudirman Thamrin akan dialihkan menuju Jalan Pakubuwono. Arus lalu lintas di lokasi tampak ramai-lancar.

Diketahui, Polda Metro Jaya mengganti kebijakan penyekatan dengan ganjil-genap di sejumlah titik. Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Jhoni Eka Putra membeberkan kendaraan apa saja yang tidak terkena kebijakan ganjil-genap saat ini.

Ganjil genap di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, 14 Agustus 2021, pagi. (Kadek Melda L/detikcom)Ganjil-genap di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, 14 Agustus 2021, pagi. (Kadek Melda L/detikcom)

"Saat ini kita sudah berikan sosialisasi. Khususnya kendaraan TNI, Polri, tenaga kesehatan, ambulans, dan pejabat negara atau darurat yang hendak melintasi kita perbolehkan," ujar Jhoni saat ditemui di Bundaran Senayan, Kamis (12/8).

Berikut ini daftar lengkap kendaraan yang bebas ganjil-genap:
1. Kendaraan yang membawa masyarakat disabilitas
2. Kendaraan ambulans
3. Kendaraan pemadam kebakaran
4. Kendaraan angkutan umum (pelat kuning)
5. Kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik
6. Sepeda motor
7. Kendaraan angkutan barang khusus BBM dan bahan bakar gas
8. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara RI:
-Presiden/Wakil Presiden
-Ketua MPR/DPR/DPD
-Ketua MA/MK/KY/BPK
9. Kendaraan dinas operasional berpelat dinas, TNI, Polri
10. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara
11. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
12. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri seperti kendaraan pengangkut uang dengan pengawasan dari Polri
13. Kendaraan petugas kesehatan penanganan COVID-19
14. Kendaraan mobilisasi pasien COVID-19
15. Kendaraan mobilisasi vaksin COVID-19
16. Kendaraan pengangkut tabung oksigen.

(dnu/dnu)