Kronologi Dokter Bakar Bengkel di Tangerang hingga Ditangkap Polisi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 14 Agu 2021 07:15 WIB
Bengkel Intan Jaya Motor di Tangerang Kebakaran dan mengakibatkan 3 orang tewas (Kadek Melda/detikcom)
Foto: Bengkel Intan Jaya Motor di Tangerang Kebakaran dan mengakibatkan 3 orang tewas (Kadek Melda/detikcom)
Jakarta -

Kebakaran bengkel di Pasar Malabar, Kota Tangerang beberapa hari lalu, menewaskan 3 orang sekeluarga. Bengkel itu dibakar oleh MA (29), seorang dokter yang memiliki hubungan dengan anak pemilik bengkel.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima mengatakan tersangka MA membakar bengkel itu karena sakit hati. Tersangka diketahui hamil di luar nikah hasil hubungannya dengan salah satu korban.

"Iya awalnya seperti itu karena yang bersangkutan dites setelah hamil dia meminta pertanggungjawaban kepada pacarnya sehingga pacarnya komunikasi sama orang tua. Kemudian orang tua sepertinya tidak setuju hubungan mereka maka yang memicu pelaku yang melakukan aksi itu," ujar Deonijiu kepada wartawan di Tangerang, Jumat (13/8/2021).

Berikut rangkaian kejadian yang disampaikan Kombes Deonijiu:

Kebakaran Jumat (6/8) pukul 23.00 WIB

Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Polisi langsung menuju ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pemadam kebakaran setempat.

"Pembakaran ini peristiwa terjadi pada hari Jumat 6 Agustus 2021 sekira pukul 23.00 WIB. Setelah terjadinya ini dari kepolisian polsek Jatiuwung mendapatkan informasi terjadinya peristiwa kebakaran sehingga dilakukan koordinasi kepada pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman," kata Deonijiu.

"Setelah dilakukan pemadaman kepolisian unit reskrim polsek Jatiuwung melakukan pengecekan terhadap bengkel atau ruko yang dibakar," lanjutnya.

3 Orang Ditemukan Tewas

Deonijiu mengatakan usai pemadaman selesai, petugas menyisir lokasi kebakaran. Di situ lah ditemukan 5 orang menjadi korban.

"Setelah masuk ke dalam ternyata ditemukan korban ada 5 orang. Lima orang terdiri dari bapak ibu dan 3 orang anak. Di mana 5 orang ini, 3 ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya.

Sementara ada dua orang yang masih dalam keadaan sadar. Keduanya pun segera dievakuasi dan bisa diselamatkan.

"2 orang dalam kondisi sadar. Sehingga dilakukan evakuasi dan penanganan medis. Dan saat ini yang dua orang sehat dan selamat," ujarnya.

Polisi Cek CCTV

Polisi kemudian memeriksa CCTV yang ada. Polisi lalu menemukan seorang perempuan yang berlari cepat dengan tergopoh-gopoh ke dalam mobil.

"Kemudian dilakukan pendalaman terkait yang pelaku siapa pelakunya dari unit reskrim melakukan pengecekan terhadap CCTV yang ada di lokasi. Telah ditemukan gambar seorang perempuan yang tergopoh-gopoh tergesa-gesa lari masuk ke dalam mobil," ujar Deonijiu.

Polisi kemudian mencari keterangan saksi. Ditemukan fakta kalau ada seorang perempuan melempar sesuatu yang menimbulkan api.

"Kemudian meminta keterangan di lokasi oleh saksi mengatakan bahwa ada seorang perempuan yang melempar sesuatu ke ruko itu kemudian tidak lama kemudian timbullah api. Terjadilah kebakaran," kata Deonijiu.

Polisi Temukan Pelaku

Polisi lalu memeriksa beberapa mobil di lokasi kejadian. Kemudian menemukan mobil pelaku dengan berbagai alat bukti termasuk alat tes kehamilan.

"Kemudian setelah itu dilakukan pengecekan di lokasi dari kendaraan-kendaraan yang ada ditemukan kendaraan pelaku kemudian dilakukan pengecekan di dalam kendaraan tersebut ditemukan lima plastik pertama yang ada di kendaraan. Sama alat tes kehamilan dua biji yang ada di dalam sama beberapa bukti lainnya," ucap Deonijiu.

Deonijiu mengatakan pihaknya langsung membawa pelaku ke polsek untuk pemeriksaan. "Ternyata pelaku ada di lokasi kemudian dibawa ke polsek dilakukan pengecekan atau dimintai keterangan," ujarnya.

Lihat juga video 'Api Lalap Bengkel di Cibodas Tadi Malam, Tiga Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/mei)