Perwira Polisi dan Bhabinkamtibmas Cekcok Saat Penyekatan di Pekanbaru

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 12 Agu 2021 15:54 WIB
Pekanbaru -

Keributan antarpolisi terjadi di titik penyekatan PPKM di Pekanbaru, Riau. Seorang Bhabinkamtibmas cekcok dengan petugas penyekatan lantaran tidak diizinkan melintasi titik penyekatan.

Dari video berdurasi 29 detik yang diterima detikcom, terlihat polisi pakai seragam dan sepeda motor dinas lengkap akan melintas titik penyekatan. Polisi itu terlihat berdebat dengan petugas penyekatan dan berusaha menerobos.

Motor dinas bertulisan Bhabinkamtibmas yang dikendarai berusaha menerobos titik penyekatan. Namun aksi itu dihalangi oleh perwira Direktorat Lalu Lintas yang piket di titik penyekatan Jalan Sudirman-Tambusai.

"Kau polisi, kan? Kau polisi nggak? Hargai polisi, kau jangan kurang ajar kau," tegas perwira menengah Ditlantas Polda Riau tersebut sembari mendatangi polisi yang coba menerobos.

Tidak sampai di situ, perwira berpangkat AKBP itu menyebut bakal melaporkan Bhabinkamtibmas yang berupaya menerobos sekat itu ke Kapolda Riau. Petugas Bhabinkamtibmas dinilai tak taat aturan.

"Kulaporkan ke Kapolda nanti, berani kau. Kau nggak bisa menghargai sesama kau. Jangan kau kayak gitu," katanya.

Dalam cekcok mulut tersebut, terdengar suara klakson kendaraan mengiringi amarah sang perwira. Sebab, di lokasi tengah terjadi kemacetan panjang akibat penyekatan.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau AKBP Donni Eka Syaputra membenarkan kejadian tersebut. Donni mengatakan insiden salah paham itu terjadi pagi tadi.

"Kejadian pagi tadi sekitar pukul 09.30-10.00 WIB. Lokasi di persimpangan Jalan Tambusai-Sudirman," kata Donni Eka, Kamis (12/8/2021).

Donni mengatakan Bhabinkamtibmas yang mengendarai sepeda motor memang tidak dilarang melintas. Namun ia diminta bersabar karena tengah terjadi kemacetan.

"Bukan dilarang, tapi memang kan kondisi sedang macet. Beliau diminta bersabar ya sama petugas penyekatan, eh malah jadi seperti di video itu," katanya.

Perwira yang diketahui berpangkat AKBP dan bernama Rahayu itu kemudian coba memberikan arahan. Sebab, polisi harus memberi contoh kepada masyarakat.

"Itu mau diingatkan, ya jangan menerobos. Berilah contoh kepada masyarakat, itulah ya intinya, karena memang polisi boleh lewat, tapi ya sabar, nanti orang jadi ikut nerobos juga kalau tidak sabar," katanya.

(ras/maa)