Sedang Marah? Lemparkan Saja Piring di Restoran!
Rabu, 29 Mar 2006 15:31 WIB
Manila - Banyak cara untuk melampiaskan kemarahan. Mau lempar piring, vas bunga atau bahkan TV lama? Semua itu bisa dilakukan di restoran ini. Hah?!Restoran Isdaan di Kota Gerona, beberapa mil sebelah utara Manila, Filipina menawarkan 'menu' khusus bagi para tamunya. Demikian seperti diberitakan Reuters, Rabu (29/3/2006).Di resto ini, para tamu bisa meluapkan kekesalan mereka dengan melemparkan piring-piring ke "tembok kemarahan" yang dihiasi dengan kata-kata seperti mantan istri, bos dan pacar. Bagi yang berminat, cuma dipungut biaya sebesar 15 peso atau sekitar Rp 2.600 saja.Sambil melemparkan barang pecah belah tersebut, berbagai umpatan dan teriakan marah biasanya terlontar dari mulut para pengunjung. Selain piring, vas bunga dan mangkok, restoran ini juga menyediakan TV tua untuk dilemparkan oleh para tamu yang berduit. Harganya memang cukup mahal, yakni 1.300 peso atau sekitar Rp 230 ribu.Menurut Ardith Vescara, seorang pelanggan Isdaan, cara ini jauh lebih murah daripada mengikuti terapi profesional atau kelas yoga. Apalagi, bentuk manajemen kemarahan seperti ini jauh lebih menyenangkan."Bukankah lebih baik memecahkan piring-piring ini daripada barang-barang pribadi Anda di rumah," ujar Vescara, anak perempuan berusia 13 tahun yang kerap mendatangi Isdaan untuk melampiaskan kemarahannya. Pelajar Filipina ini mengaku sering kesal karena anak laki-laki kerap menggodanya di sekolah.Sama seperti Vescara, seorang mahasiswi kedokteran bernama Angie Trumpeta juga datang ke Isdaan untuk melepas stres setelah serangkaian ujian di kampusnya."Hal seperti ini akan membantu melepas semua stres Anda," kata perempuan itu sambil melemparkan piring-piring ke tembok.Menurut Arnold Viola, Manajer Isdaan, sejumlah pasangan suami istri yang sedang ribut juga kerap mendatangi resto ini untuk melemparkan piring. Namun tak lama kemudian mereka datang kembali ke resto itu untuk menikmati makan malam romantis.Kenyataannya bukan cuma para pelanggan yang menikmati layanan tidak biasa ini. Para pegawai Isdaan juga tinggal melemparkan piring ke tembok bertuliskan "pelanggan yang sering mengeluh". Praanggggg!!!!
(ita/)











































