Keren! Jumlah Orang di Mal Bisa Dihitung Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 12:27 WIB
Pengunjung mal harus sudah divaksin di Mall Taman Anggrek
Pantauan di Mal Taman Anggrek Foto: Karin Nur Secha/detikcom
Jakarta -

Pemerintah melakukan uji coba pembukaan mal dan pusat belanja di sejumlah kota, termasuk Jakarta di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 16 Agustus 2021 mendatang. Aplikasi PeduliLindungi dimanfaatkan pengelola mal untuk membatasi jumlah pengunjung.

Pantauan detikcom, salah satu mal yang memanfaatkan aplikasi Pedulilindungi adalah Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. Mal ini menerapkan 25 persen kapasitas untuk setiap pengunjung yang masuk.

Di pintu masuk mal, pengunjung diwajibkan menunjukkan bukti vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi. Mereka diwajibkan melakukan scanbarcodemelalui aplikasi tersebut. Jika lolos verifikasi, barulah mereka diperkenankan masuk ke area mal.

Digital Tracing Aplikasi PeduliLindungi di BaliDigital Tracing Aplikasi PeduliLindungi Foto: (dok ITDC)

Advertising and Promotion Manager Mall Taman Anggrek Elvira Indriasari menyatakan pengunjung yang diperbolehkan masuk ke area mal hanya yang sudah tervaksin. Pengunjung dibatasi 25 persen dari kapasitas mal. Jumlahnya bisa dihitung melalui aplikasi Pedulilindungi tersebut.

"Iya jadi kan memang mal sudah mulai buka tapi harus cek kartu vaksin dari pemerintah, kita sudah galakkan PeduliLindungi itu. Nah nanti jadi ada semacam check in-check out memastikan mereka sudah verified,kalau mereka sudah (terverifikasi) bisa masuk," jelas Elvira.

Mal Taman Anggrek sendiri hari ini beroperasi mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB. Elvira memastikan tenant yang beroperasi di mal ini hanya yang diperbolehkan beroperasi sesuai yang diizinkan oleh pemerintah.

Selain itu anak di bawah usia 12 tahun dan lansia di atas 70 tahun juga belum diizinkan masuk mal sesuai aturan pemerintah.

PeduliLindungi adalah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah terkait dalam melakukan pelacakan untuk menghentikan penyebaran COVID-19. Menkominfo Johnny G Plate menyebut aplikasi ini sudah dilengkapi dengan pemindai QR code check in.

Fitur QR Code check in ini dikembangkan agar bisa digunakan di fasilitas publik, seperti restoran dan mal. Jadi, pengelola bisa memantau kapasitas pengunjung agar sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

Lihat Video: Mal Mana Saja yang Wajib Sertakan Syarat Vaksin?

[Gambas:Video 20detik]



(hri/tor)