PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Ini Info Terbarunya!

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 11:43 WIB
PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Ini Info Terbarunya!
PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Ini Info Terbarunya! (Foto: Infografis detikcom/Denny)
Jakarta -

PPKM level 4 diperpanjang sampai tanggal berapa kembali jadi sorotan. Pemerintah Pusat diketahui mengumumkan adanya perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2-4 di Jawa-Bali dan non Jawa-Bali tadi malam.

Dengan demikian, istilah PPKM level 4 sudah 3 kali diperpanjang sejak diterapkan pada 21 Juli-2 Agustus lalu. Hal ini dilakukan guna menekan lonjakan kasus COVID-19.

PPKM Level 4 Jawa-Bali Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa?

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan, menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait perpanjangan PPKM di Jawa-Bali. Disebutkan PPKM level 2-4 akan diperpanjang hingga 16 Agustus.

"Atas arahan Presiden RI, PPKM 4, 3, 2, akan diperpanjang hingga 16 Agustus 2021," kata Luhut dalam siaran langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (9/8/2021).

Luhut menyampaikan penerapan PPKM level 2-4 di Jawa-Bali sebelumnya sudah berjalan baik. Perpanjangan PPKM kali ini dilakukan sebagai cara menjaga momentum yang baik tersebut.

"Penerapan perpanjangan PPKM level 4, 3, dan 2 yang diterapkan sejak 2 Agustus-9 Agustus di Jawa-Bali menunjukkan hasil cukup menggembirakan," katanya.

"Dari data yang didapat, penurunan terjadi hingga 59,6% dari puncak kasus di 15 Juli 2021 yang lalu," ucap dia.

PPKM Level 4 non Jawa-Bali Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa?

Sementara itu, terdapat perbedaan masa perpanjangan PPKM di luar Jawa-Bali. Menteri Koordinator bidang Perekonomian sekaligus Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto menyampaikan PPKM akan berlangsung hingga 23 Agustus 2021.

"Sesuai arahan bapak presiden, khusus di luar Jawa-Bali akan diberlakukan perpanjangan selama 2 minggu. Yaitu tanggal 10 sampai 23 Agustus," Kata Airlangga dalam paparan media yang digelar secara virtual, Senin (9/8/2021).

Keputusan ini diambil lantaran terjadi kenaikan angka penularan yang cukup tinggi di wilayah luar Jawa-Bali. Selain ini, kondisi geografi yang bersifat kepulauan, proses pengawasan dan pengentasan penularan pandemi COVID di luar Jawa-Bali perlu proses yang lebih panjang.

"Karena memang berbeda dengan Jawa yang menurun. Di luar Jawa juga karena nature kepulauan dan wilayah luas, maka akan diperpanjang selama 2 minggu," tegas Airlangga.

(izt/imk)