Round-Up

Proyek-proyek Mercusuar Anies Baswedan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 08:11 WIB
Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) terus berlangsung. Proses pengangkatan rangka atap JIS yang memiliki berat 3.900 ton pun berlangsung hari ini.
Potret Pengangkatan Rangka Atap Jakarta International Stadium (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta -

Sejumlah proyek mercusuar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih berjalan di tengah pandemi, namun ada juga yang terkendala. Salah satu yang digeber adalah peresmian Jakarta International Stadium (JIS).

Pada November 2020, Pemprov DKI Jakarta mengajukan dana pinjaman untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN) ke pemerintah pusat. Dana PEN untuk DKI yang cair pada 2020 sebesar Rp 3,2 triliun. Sementara untuk 2021 cair sebesar Rp 7,8 triliun.

Anies menyebut dana sebesar Rp 7,8 triliun yang cair pada 2021 itu digunakan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur pada 2020.

"Kegiatan pembangunan infrastruktur pada tahun 2021 merupakan kelanjutan atas pembangunan infrastruktur tahun 2020, sehingga menjadi satu kesatuan pelaksanaan pembangunan," ujar Anies saat membacakan jawaban atas pemandangan fraksi tentang perubahan APBD 2020 di Rapat Paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2020).

Jakarta International Stadium (JIS) menjadi salah satu megaproyek Anies yang jadi sorotan. Pada Juni kemarin, Anies mengawal langsung proses pengangkatan rangka atap JIS.

Instruksi Anies yang terbaru, JIS ditargetkan bisa diresmikan pada Desember 2021. Lantas apa saja proyek mercusuar Anies yang masih berjalan di tengah pandemi?

Jakarta International Stadium

Jakarta International Stadium mulai dibangun sejak akhir 2019. Dana pinjaman untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2020 Pemprov DKI disorot lantaran sebagian di antaranya dipakai untuk pembangunan infrastruktur, salah satunya pembangunan JIS. Dana pinjaman PEN yang dipakai untuk membangun Jakarta International Stadium Rp 1,18 triliun.

Pada tahun ini, progres pembangunan JIS mulai signifikan. Anies mengatakan stadion ini bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan hingga kegiatan seni.

Anies juga memaparkan bentuk Jakarta International Stadium yang memiliki atap buka-tutup.

"Di sisi lain, ini adalah sebuah kota di mana mayoritas penduduknya di sore hari dia harus melaksanakan kewajiban untuk salat Magrib yang waktunya amat pendek. Bisa dibayangkan, melihat di stadion itu kita akan bertemu dengan situasi mayoritas mungkin melakukan jamak, karena pertandingan jam 7, 80 ribu orang, di mana mereka bisa melaksanakan," ucap Anies, Rabu (28/7/2021).

"Dengan adanya stadion buka-tutup atapnya, maka pertandingan itu bisa dilakukan praktis bisa jam berapa saja, karena siang hari pun bisa digunakan, sore hari, waktu kapan saja," sambungnya.

Paling baru, Anies menginstruksikan peresmian JIS bisa dilakukan pada Desember 2020. Hal itu termaktub dalam Ingub Nomor 49 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022.

"Diremsikannya stadion JIS, Desember 2021," demikian isi Ingub terbaru Anies, seperti dilihat Senin (9/8).

Anies meminta dibuat infrastruktur pendukung terkait aktivasi di kawasan JIS. Pertama, Anies ingin ada penambahan stasiun KAI baru di sisi barat dan timur JIS. Pembangunan itu ditargetkan hingga Juni 2022. Kemudian Anies juga menginstruksikan terselesaikannya izin rute tambahan baru KCI Jatinegara-Rajawali-Ancol-Priok.

"Target waktu Oktober 2021," tulis Ingub Anies.

Terakhir, Anies ingin terbangunnya akses ramp tol ke area JIS. Target waktu yang diinginkan Anies juga pada Juni 2022.

Simak juga video 'Wagub DKI Tanggapi Tidak Adanya Jakarta di Kalender Formula E 2022':

[Gambas:Video 20detik]