Round-up

Kritik dari Kawan dan Lawan soal TKA China Masuk di Tengah Pembatasan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 09 Agu 2021 22:51 WIB
Passengers arriving from the Chinese city of Wuhan arrive at Narita Airport in Chiba, Japan in this photo taken by Kyodo January 23, 2020. Mandatory credit Kyodo/via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. MANDATORY CREDIT. JAPAN OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN JAPAN
Ilustrasi (Reuters)
Jakarta -

Masuknya 34 TKA China di tengah pembatasan atau PPKM via Bandara Soetta memantik kritik. Kawan dan lawan bersuara menyayangkan masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia di tengah situasi seperti sekarang.

Untuk diketahui, Direktorat Jenderal Imigrasi mengatakan 34 TKA China sudah memenuhi aturan Satgas Penanganan COVID-19. Mereka juga telah mendapat rekomendasi untuk diizinkan masuk dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta.

"Mereka telah lolos pemeriksaan kesehatan oleh KKP Soetta, lalu diberi rekomendasi untuk diizinkan masuk Indonesia. Kemudian dilakukan pemeriksaan keimigrasian dan diketahui bahwa mereka semua pemegang Itas sehingga masuk dalam kategori orang asing yang diizinkan masuk sesuai Peraturan Menkumham 27 Tahun 2021," jelas Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arya Pradhana Anggakara dalam keterangannya, Minggu (8/8/2021).

Pemerintah memberlakukan pelarangan orang asing selama masa pandemi COVID-19 dan pelarangan tersebut diperluas lagi selama masa PPKM dengan terbitnya Peraturan Menkumham Nomor 27 Tahun 2021.

Selama masa PPKM, pemerintah hanya mengizinkan 5 kategori orang asing yang boleh masuk Indonesia, yaitu pemegang visa dinas dan visa diplomatik, pemegang izin tinggal dinas dan izin tinggal diplomatik, pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, orang asing dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan dengan rekomendasi dari kementerian/lembaga yang menyelenggarakan fungsi penanganan COVID-19, serta awak alat angkut.

Penjelasan ini dianggap tidak cukup. Partai pendukung pemerintah dan oposisi kompak menyuarakan keresahan mereka atas masuknya 34 TKA China di tengah PPKM.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Alkadrie meminta bukti 34 TKA China tersebut bukan kategori orang asing yang dilarang masuk ke Indonesia. Politikus Partai NasDem itu tak memungkiri dengan adanya permenkumham tersebut, masyarakat jadi beranggapan orang asing yang berstatus TKA dilarang masuk ke RI. Meski demikian, dia tetap mengimbau masyarakat agar memahami bahwa berdasarkan Permenkumham 27/2021, ada sejumlah kategori orang asing yang boleh masuk ke Indonesia.

"Nah kalau itu memang bisa dibuktikan seperti itu (masuk kategori pengecualian), ya pemerintah kan harus taat asas. Cuma memang yang harus menjadi perhatian kita itu yang tidak masuk kategori itu (pengecualian). Jangan sampai terjadi lagi. Ini penting terhadap pengawasan Imigrasi dan otoritas bandara," kata Syarief.