Pimpinan Komisi IX DPR Usul Jakarta Turun ke PPKM Level 3

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 09 Agu 2021 06:51 WIB
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris
Foto: Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris (Karin-detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menilai Provinsi DKI Jakarta layak turun level PPKM dari yang awalnya PPKM level 4 menjadi level 3. Charles menilai angka penularan Corona turun dan bed occupancy rate (BOR) rumah sakit sudah mulai membaik.

"Bagi beberapa wilayah seperti DKI Jakarta yang angka penularan dan BOR-nya sudah membaik, PPKM bisa diturunkan levelnya menjadi level 3 atau bahkan level 2. Dengan demikian, berbagai pelonggaran seperti pembukaan kantor, dan pusat perbelanjaan bisa dilakukan secara bertahap," kata Charles saat dihubungi, Minggu (8/8/2021).

Namun, bagi Charles, daerah-daerah lain yang masih memiliki kasus tinggi tetap berada di level 4. Charles juga mengingatkan agar daerah yang awalnya level 3 atau 2, bisa naik level PPKM-nya.

"Tetapi bagi wilayah lain di mana penularan COVID-nya masih belum terkendali dan keterisian rumah sakit masih tinggi, maka penerapan level 4 harus diperpanjang. Bahkan, bagi wilayah yang sebelumnya berada di level 2 atau 3 tetapi penularan Covidnya semakin tidak terkendali pembatasan mobilitas masyarakat harus tetap dilakukan," ujarnya.

Pemerintah, kata Charles, harus memutuskan soal PPKM Level 4 dan level di bawahnya dengan objektif. Penentuan daerah masuk level PPKM perlu didasari atas data-data penularan COVID-19 di lapangan

"Oleh karena itu, keputusan untuk memberlakukan pengetatan atau pelonggaran mobilitas masyarakat harus diambil dengan melihat angka-angka indikator seperti angka penularan, positivity rate dan keterisian rumah sakit di wilayah tersebut," katanya.

Diketahui, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bakal berlaku sampai Senin, 9 Agustus 2021. Nasib kelanjutan PPKM level 4 akan ditentukan hari ini.

Pemerintah sebelumnya memutuskan memperpanjang PPKM level 4 mulai 2 Agustus 2021. PPKM level 4 saat itu akan diteruskan selama 7 hari.

Setiap daerah menerapkan level PPKM yang berbeda. Provinsi di Pulau Jawa dan Bali ditetapkan meneruskan PPKM level 4, sementara provinsi di luar Jawa dan Bali menyesuaikan keadaan penanganan COVID-19.

Wagub Bicara Kemungkinan DKI jadi PPKM Level 3

Seperti daerah lain, PPKM level 4 di DKI Jakarta segera berakhir. Pemprov DKI Jakarta bakal mengikuti kebijakan pemerintah pusat soal perpanjangan PPKM nanti.

"Pemerintah pusat akan mengambil kebijakan apakah PPKM level 4 dilanjutkan atau diturunkan levelnya. Tentu Pemprov menunggu keputusan pemerintah pusat," kata Wagub DKI Riza Patria.

"Pemerintah pusat memiliki data fakta dan itungan didukung para ahli, para epidemiologi semua yang akan membantu. Jadi kami siap saja melaksanakan apapun kebijakannya, dilanjutkan, dikurangi atau dilonggarkan kami akan laksanakan sebaik mungkin," tutur Riza.

Lantas apakah ada pembahasan soal kemungkinan PPKM di Jakarta turun ke level 3?

"Semuanya dibahas setiap saat. Kami rapat dengan pemerintah pusat, dengan Pak Menko, semuanya. Semua kemungkinan dibahas," jelas Riza.

Kemudian, tingkat keterisian tempat tidur atau BOR isolasi pada 140 RS rujukan Corona Jakarta kembali menurun. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut saat ini keterisian tempat tidur isolasi sebesar 42 persen dan keterisian ruang ICU 63 persen.

"Alhamdulillah BOR atau okupansi keterpakaian (tempat tidur isolasi) 4.409, turun lagi sudah 42 persen. Ruang ICU (terpakai) 1.198, turun lagi 63 persen," kata Riza di Mako Cafe, Jakarta Selatan, Minggu (8/8).

(aik/lir)