Saat Risma Dongeng di Jayapura, Cerita Kedekatan Warga Papua di Surabaya

Wilpret Siagian - detikNews
Sabtu, 07 Agu 2021 21:50 WIB
Mensos Risma di Jayapura, Papua
Mensos Risma di Jayapura, Papua (Wilpret/detikcom)
Jayapura -

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma mengunjungi pengungsi korban banjir bandang Sentani tahun 2019 di posko pengungsi Palomo, Sentani, Jayapura, Papua. Risma menghibur anak-anak yang sempat menjadi korban banjir pada 2019.

Risma berbincang dan menghibur anak-anak dengan membacakan cerita atau dongeng. Setelah bercerita, Risma juga sempat melontarkan beberapa pertanyaan dan dijawab dengan tangkas oleh anak-anak.

Risma mengatakan anak-anak di Papua harus mendapat akses pendidikan yang baik. Dia juga berharap Papua nantinya bisa mandiri tanpa bergantung pada luar.

"Penting bagi anak-anak Papua untuk mendapatkan akses pendidikan dan pengembangan vokasional. Dengan SDM yang terdidik, Papua akan bisa mandiri, seperti kebutuhan akan minyak, bisa dicukupi oleh anak-anak Papua, tanpa harus bergantung dari luar, caranya dengan mengembangkan minyak dari kelapa yang banyak tumbuh di sini," kata Risma di lokasi, Sabtu (7/8/2021).

Risma juga memotivasi anak-anak dan pemuda untuk bersikap optimistis. Kondisi yang mereka hadapi tidak menjadi halangan bagi mereka untuk maju dan hidup sejahtera.

"Tuhan tidak membeda-bedakan manusia yang satu dengan yang lain, selama ia memiliki kemauan, ia bisa maju," katanya.

Risma pun mencontohkan dirinya pada saat awal menjadi Wali Kota Surabaya dihadapkan pada berbagai keterbatasan. Namun, dengan kerja kerasnya dan kerja sama dengan semua pihak, kini warga Surabaya, kata Risma, bisa lebih sejahtera.

"Anak-anak bisa mendapatkan pendidikan dan kesehatan gratis. Surabaya bisa memberikan beasiswa untuk 3.000 mahasiswa. Bisa membangun 300 km jalan," katanya.

"Sudah tiga tahun Surabaya tidak banjir, dulu 50 persen Kota Surabaya terendam banjir," imbuhnya.

Risma Cerita Dipanggil 'Mama Papua'

Lebih lanjut, Risma juga mengatakan, dalam membangun Kota Surabaya, Risma tidak membeda-bedakan asal-usul dan latar belakang. Di Surabaya, ia menyatakan cukup dekat dengan warga Papua di Surabaya, bahkan dia mengaku sering Natalan dengan masyarakat Papua.

"Makanya saya dipanggil 'Mama Papua' sama anak-anak Surabaya," tutur Risma.

Banyak pejabat di Kota Surabaya berasal dari Sabang sampai Merauke, termasuk dari Papua. Risma menyebut saat itu Kepala Dinas Kominfo Surabaya berasal dari Papua.

"Itulah kita harus saling menghormati," katanya.