Booster Vaksin Artinya Apa Sih? Ini Penjelasannya

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 18:32 WIB
Booster Vaksin Artinya Apa Sih? Ini Penjelasannya
Booster Vaksin Artinya Apa Sih? Ini Penjelasannya --ilustrasi (Foto: BBC World)
Jakarta -

Masih banyak pihak yang bertanya soal booster vaksin artinya apa. Diketahui istilah tersebut mulai jadi sorotan akhir-akhir ini.

Saat ini, Indonesia baru menyediakan booster vaksin untuk tenaga kesehatan. Sementara masyarakat umum hanya mendapatkan dua dosis vaksin.

Booster Vaksin Artinya Apa?

Booster vaksin diartikan sebagai vaksin Corona dosis ketiga. Menurut Ketua Tim Nasional Uji Klinis Vaksin Covid-19, Kusnandi Rusmil, sebaiknya booster vaksin menggunakan platform yang berbeda dari suntikan dosis pertama dan kedua.

Sementara itu, Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito juga menegaskan dosis vaksin Corona ketiga masih diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

"Vaksin didistribusikan oleh pemerintah dengan memprioritaskan pertimbangan risiko, perhitungan laporan stok vaksin, dan kecepatan laju vaksinasi. Oleh karena itu, prioritas program booster vaksin saat ini adalah tenaga kesehatan sebagai populasi berisiko, sekaligus vital dalam mendukung layanan dalam kesehatan di masa pandemi," ujar Wiku, dalam keterangan pers beberapa waktu lalu.

WHO Minta Tunda Vaksin Booster

Setelah menjawab soal booster vaksin artinya apa, diketahui ada kabar baru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO mendesak negara-negara di dunia untuk menunda vaksinasi tahap ketiga itu hingga September mendatang.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut penundaan dilakukan karena khawatir banyak negara nantinya tidak dapat dosis vaksin COVID-19 yang cukup, dengan minimal vaksinasi 10 persen dari populasi.

"Saya memahami keprihatinan semua pemerintah untuk melindungi rakyatnya dari varian Delta. Tetapi, kamu tidak dapat menerima negara-negara yang telah menggunakan sebagian besar pasokan vaksin global untuk menggunakannya lebih banyak lagi," jelas Tedros seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis (5/8/2021).

"Kami membutuhkan persediaan yang mendesak, sebagian besar vaksin masuk ke negara berpenghasilan tinggi dan sebagian lainnya ke negara yang berpenghasilan rendah," kata Tedros.

Menanggapi permintaan tersebut, juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi menegaskan Indonesia akan tetap melanjutkan vaksinasi booster di tengah desakan tersebut.

"Tidak dihentikan vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan," tegasnya kepada detikcom sembari menanggapi desakan yang dimaksud WHO ditujukan untuk vaksinasi booster masyarakat luas.

dr Nadia menyebut vaksinasi booster atau vaksinasi COVID-19 ketiga para tenaga kesehatan dilakukan saat pandemi COVID-19 belum terkendali. Terlebih para tenaga kesehatan berada di garis depan untuk merawat para pasien Corona.

"Kalau dalam darurat perlindungan nakes vaksinasi booster bisa diberikan," jelas dr Nadia, Kamis (5/8/2021).

Simak juga video 'Jangan Diserobot! Vaksin Booster Covid-19 Diprioritaskan untuk Nakes':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/imk)