3 Penjual Surat PCR Palsu-Calon Penumpang Pesawat di Papua Ditangkap

Wilpret Siagian - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 14:44 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi garis polisi (Rachman Haryanto/detikcom)
Sentani -

Polisi mengamankan tiga pelaku pemalsuan dokumen tes surat hasil polymerase chain reaction (PCR) dan surat hasil swab COVID-19 di Papua. Selain itu, seorang calon penumpang di Bandara Sentani, Papua, juga diamankan.

Terungkapnya kasus ini bermula ketika petugas Bandara Sentani menemukan seorang calon penumpang berinisial TH (38) yang menggunakan surat hasil PCR palsu. Dari keterangan TH, ia mendapatkan surat hasil PCR palsu dari sejumlah pihak.

Kemudian anggota Polsek Kawasan Bandara Sentani langsung mengamankan salah satu pelaku yang menyediakan jasa pembuatan surat PCR palsu, yakni berinisial SM (23). Dari pengembangan kasus tersebut, anggota menuju ke rumah kos-kosan pelaku di Pasar Baru Youtefa.

Hasilnya, dua orang pelaku wanita ditangkap. Keduanya berinisial NK (22) dan MA (20).

"Jadi yang diamankan tiga orang sebagai pembuat, yakni SM (23), NK (22), dan MA (20), serta satu orang calon penumpang berinisial TH (38)," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal di Jayapura, Jumat (6/8/2021).

Dari hasil penggeledahan kos-kosan pelaku, didapati peralatan untuk membuat surat swab PCR palsu, di antaranya kartu vaksin, laptop, printer, cap/stempel dan beberapa lembar surat PCR palsu.

"Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Polres Jayapura," jelas Kamal.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dan penumpang dijerat dengan Pasal 263 ayat 1 KUHP tentang pemalsuan dokumen atau surat, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

"Saat ini keempat pelaku sudah diamankan di rumah tahanan Polres Jayapura dan terancam hukuman 6 tahun penjara," tambahnya.

(isa/isa)