Polisi Amankan Bocah Viral Diduga Pungli Penyekatan PPKM di Kemayoran

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 15:38 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Ilustrasi garis dilarang melintas (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Polisi merespons cepat informasi viral warga terkait penyekatan PPKM di Kemayoran, Jakpus, yang dijaga bocah-bocah dan diduga dijadikan ladang pungli. Satu orang remaja diamankan polisi terkait kejadian itu.

"Sudah ada yang diamankan," ujar Kapolsek Kemayoran Kompol Ewo Samono saat dimintai konfirmasi, Kamis (5/8/2021).

Ewo mengatakan remaja tersebut berusia 13 tahun. Saat ini remaja tersebut masih dimintai keterangan di kantor polisi.

"Saat ini yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan," ucap Ewo.

Ewo mengakui adanya aksi pungli yang dilakukan para remaja tanggung ini. Aksi ini dilakukan para remaja yang memanfaatkan kelengahan petugas.

"Ketika malam hari saat petugas lengah, dimanfaatkan anak-anak di bawah umur untuk memberikan jalan kepada warga yang melintas dengan imbalan uang antara Rp 500 sampai dengan Rp 1.000," jelas Ewo.

Video Viral di Medsos

Aksi pungli sekelompok bocah di penyekatan PPKM Kemayoran, Jakpus, ini viral di media sosial. Dalam rekaman video yang diunggah pria inisial DS, terlihat bocah-bocah itu duduk-duduk di atas barier penyekatan.

"Saya pun lewat kan ngerekam cuma ya lewat aja dan ngasih tahu kalau ini penyekatan. Jadi bocah yang jaga sekarang. Dan begitu banyak yang diperbolehkan lewat sama bocah-bocah," kata DS saat dihubungi detikcom, Kamis (5/8/2021).

Awalnya unggahan tersebut dia share melalui akun TikTok pribadinya dan viral. Kemudian, dari postingan tersebut, ternyata banyak warga Kemayoran yang juga menceritakan pengalamannya dimintai uang oleh para bocah itu ketika hendak melintas.

"Ketika saya share di TikTok saya, kan trending, itu viral, dan memang di TikTok itu banyak yang komentar orang-orang Kemayorannya sendiri, kalau lewat mesti bayar Rp 2.000 gitu katanya," jelas DS.

(mei/fjp)