ADVERTISEMENT

Dinsos DKI Cek Kondisi Anak yang Jadi Yatim-Piatu karena Corona

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 15:37 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak
Ilustrasi anak (Foto: Getty Images/Imgorthand)
Jakarta -

Dinas Sosial DKI Jakarta akan turun ke lapangan mengecek kondisi anak yatim-piatu karena Corona. Pengecekan dilakukan setelah mendapatkan data anak dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI.

"Kita cek dulu ke lapangan, kita verifikasi lagi di lapangan apakah dia punya keluarga atau nggak kita cek lagi," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Dinsos DKI Jakarta Rizka Okie saat dihubungi, Kamis (5/8/2021).

Okie menjelaskan nantinya tim dari Dinsos DKI akan memeriksa keadaan anak yatim-piatu tersebut. Apabila anak tersebut tak memiliki kerabat dekat, akan didaftarkan sebagai fakir miskin atau orang tidak mampu (OTM).

Hal yang sama, sebutnya, akan dilakukan apabila kerabat terdekat tak memiliki biaya mengurus kebutuhan anak. Setelah didaftarkan sebagai OTM, anak tersebut akan diberikan bantuan sosial secara berkala.

"Kalau misalkan dua orang tuanya nggak ada biasanya ada keluarganya yang lain. Kalau misalkan seperti itu tergantung kondisi di lapangannya seperti apa ya. Apakah keluarganya memang mampu atau tidak mampu. Apakah bisa dibantu didaftarkan sebagai fakir miskin atau OTM (orang tidak mampu). Nanti Dinsos yang akan menganggarkan itu untuk diberikan bansos," jelasnya.

Sejauh ini, Okie menyampaikan penanganan anak yatim-piatu akan dilakukan dengan program yang sudah ada. Yaitu program Kartu Anak Jakarta dan KJP Plus.

"Iya, (memakai) program yang sudah ada. Cuman prosedur pendataannya yang perlu informasi lebih lanjut dari Dinas PPAPP karena mereka yang punya tugas dan fungsi pemberdayaan anak dan perlindungan perempuan dan terkait dengan keluarga," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Pemprov DKI akan memperhatikan nasib anak yang menjadi yatim-piatu karena Corona. Riza menyampaikan telah menyiapkan program untuk melindungi anak yatim-piatu.

"Tentu kami dari Dinsos mempunyai program yang mengatasi masalah ini. Terlebih juga bagi orang tuanya yang meninggal dan anaknya menjadi anak yatim-piatu. Itu akan menjadi perhatian kita semua," kata Riza kepada wartawan, Rabu (4/8/2021).

(isa/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT