Gubernur Harap 100% Warga Kalteng Sudah Divaksin Paling Lambat Oktober

Erika Dyah - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 14:03 WIB
Pemprov Kalteng
Foto: Dok. Pemprov Kalteng
Jakarta -

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di Lapangan Sanaman Mantikei, Palangka Raya. Diketahui, Pemprov Kalteng mengadakan vaksinasi serentak di dua tempat dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-76.

Adapun lokasi vaksinasi juga dilakukan di GOR Universitas Palangka Raya dengan target vaksinasi serentak di seluruh faskes yang tersedia sekitar 25.000 - 30.000 orang. Dalam kegiatan ini, Sugianto menyampaikan targetnya agar 100% masyarakat Kalteng bisa mendapatkan vaksin COVID-10 paling lambat tanggal 31 Oktober 2021.

"Saya berharap setidaknya 100% dari masyarakat Kalimantan Tengah dapat divaksinasi paling lambat tanggal 31 Oktober 2021," kata Sugianto dalam keterangan tertulis, Kamis (5/8/2021).

Ia mengungkap pihaknya tengah berusaha mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) melalui vaksinasi. Untuk itu, Sugianto berharap agar animo dan kesadaran masyarakat Kalteng untuk melaksanakan vaksinasi yang cukup tinggi ini dapat terpenuhi dengan ketersediaan stok vaksin dari Pemerintah Pusat. Ia berharap dengan terpenuhinya ketersediaan vaksin yang lancar, target vaksinasi 50.000 dosis per hari dapat dipenuhi oleh Pemprov Kalteng.

"Bagi masyarakat Kalimantan Tengah, yang belum mendapatkan vaksinasi, tidak perlu khawatir karena semua sasaran akan mendapatkan vaksinasi. Bapak,Ibu dan saudara-saudari hanya perlu bersabar menunggu ketersediaan vaksin," ungkapnya.

Sugianto pun mengajak masyarakat Kalteng di manapun berada agar bisa segera mengikuti vaksinasi di setiap kesempatan yang ada.

"Jangan percaya dengan berbagai hoax yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Vaksin ini aman dan halal," imbuhnya.

Ia pun menerangkan vaksin memang tidak bisa sepenuhnya mencegah masyarakat dari penularan COVID-19. Kendati demikian, fakta menunjukkan orang yang sudah mendapat vaksinasi lengkap dua dosis hanya mengalami gejala ringan dan lebih cepat pulih jika terkena COVID-19.

"Seperti halnya sabuk pengaman di mobil, tidak sepenuhnya bisa menghindarkan pengemudi dari cedera saat terjadi kecelakaan, tetapi umumnya mereka mengalami cedera yang ringan dibandingkan mereka yang tidak memakainya," terang Sugianto.

Sebagai informasi, hingga Selasa (3/8), total masyarakat di Kalteng yang telah mendapatkan vaksinasi dosis I mencapai 443.051 orang (21.23%) dan dosis II sebanyak 250.043 orang (11,98%) dari jumlah sasaran 2.086.905 orang.

Menurut Sugianto, jumlah ini masih jauh dari diharapkan. Namun, pihaknya bertekad berlari dengan kecepatan penuh untuk mencapai angka 100%. Ia pun menambahkan, berdasarkan perhitungan yang ada, kemampuan vaksinasi di Kalteng bisa mencapai 50.000 dosis per hari.

Dalam kesempatan ini, Sugianto mengungkap bahwa kegiatan vaksinasi massal yang dilakukan pihaknya bertepatan dengan pemberlakuan Instruksi Gubernur Kalteng Nomor 180.17/171/2021 tanggal 4 Agustus 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dan mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 Tingkat Desa dan Kelurahan di Wilayah Provinsi Kalteng yang berlaku pada tanggal 5 Agustus 2021 sampai dengan tanggal 17 Agustus 2021.

Menurutnya, dengan dikeluarkannya Instruksi Gubernur tersebut, maka Instruksi Gubernur Kalteng Nomor 180.17/163/2021 tanggal 2 Agustus 2021 tentang PPKM Level 4 dan Level 3 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 Tingkat Desa dan Kelurahan di Wilayah Prov. Kalteng, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Ia pun menjelaskan kegiatan ini digelar oleh Pemprov Kalteng didukung TNI/Polri dan seluruh pemangku kepentingan. Adapun kegiatan vaksinasi massal ini diperkuat dengan adanya 1.832 vaksinator yang terdiri dari tenaga kesehatan yang telah dilatih secara khusus dan juga dari unsur Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, pemerintah Kabupaten/Kota, TNI/Polri, swasta dan NGO.

Menurutnya, para vaksinator ini bekerja secara bahu membahu untuk memastikan tercapainya herd immunity bagi masyarakat Kalteng. Selain itu, lanjutnya, peninjauan vaksinasi massal ini juga dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan antara lain Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedy Prasetyo, Danrem 102/PJG Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, Pj. Sekda Prov. Kalteng Nuryakin serta Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng terkait.

(akn/ega)