Kapolri Minta Buruh Terus Kawal Program Pemerintah Wujudkan Herd Immunity

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 18:54 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di PT Epson, Kawasan EJIP, Cikarang Selatan, Bekasi, Rabu (4/8).
Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi di PT Epson, kawasan EJIP, Cikarang Selatan (dok. Humas Polri)
Jakarta -

Polri bersama Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mengadakan vaksinasi untuk kelompok buruh. Polri berencana menyiapkan 25 ribu dosis vaksin untuk para buruh.

"Rencana kita akan turunkan kurang-lebih 25 ribu (dosis vaksin) untuk tahap pertama. Dan secara bertahap akan kita tambah sesuai dengan kebutuhan," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau kegiatan vaksinasi di PT Epson, kawasan EJIP, Cikarang Selatan, Bekasi, Rabu (4/8).

Sigit kemudian berbicara mengenai peranan buruh dalam menggerakkan roda perekonomian negara. Oleh sebab itu, lanjut Sigit, Polri akan menjaga kesehatan kelompok buruh dengan cara vaksinasi ini.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi di PT Epson, Kawasan EJIP, Cikarang Selatan, Bekasi, Rabu (4/8).Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyapa salah satu buruh, peserta vaksinasi di PT Epson, Kawasan EJIP, Cikarang Selatan (dok. Humas Polri)

"Sehingga rekan-rekan buruh tetap kita jaga kesehatannya, karena kita tahu penghasil utama pemasukan buat negara itu adalah ekspor. Dan kawan-kawan buruh banyak terlibat dalam kegiatan ini. Karena itu, kawan-kawan buruh sebagai pahlawan devisa harus kita jaga," tutur Sigit.

Sigit mengaku bangga dengan kesadaran para buruh mengikuti program vaksinasi nasional. Sigit pun meminta buruh terus mengawal program pemerintah untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyebut ada dua hal utama yang harus diperhatikan dalam upaya pengendalian pandemi, yaitu keselamatan rakyat dan perekonomian negara. Ditekankan oleh Sigit, ada hal-hal yang harus dijaga sehingga keduanya bisa berjalan beriringan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi di PT Epson, Kawasan EJIP, Cikarang Selatan, Bekasi, Rabu (4/8).Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan saat meninjau vaksinasi di PT Epson, Kawasan EJIP, Cikarang Selatan (dok. Humas Polri)

Hal-hal yang harus dijaga antara lain upaya menjaga kesehatan dan menghindari paparan COVID-19 dengan menegakkan disiplin protokol kesehatan ketat. Terkait aktivitas buruh dan sektor industri, imbuh Sigit, juga termasuk pengaturan mekanisme bekerja dan salah satunya ialah dengan masifnya vaksinasi.

"Ajak kawan-kawannya yang masih belum mau vaksin sehingga tentunya harapan kita bisa kembali dalam situasi new normal setelah herd immunity terbentuk," pungkas mantan Kapolda Banten ini.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan terima kasih dengan adanya program Vaksinasi Presisi yang menyasar para buruh. Iqbal menyampaikan terdapat 10 persen lebih buruh di Indonesia terpapar COVID, bahkan sudah ratusan buruh telah meninggal dunia akibat terpapar virus tersebut.

"Oleh karena itu, kami setidaknya KSPI menyambut baik dan berterima kasih atas respons cepat dari pemerintah dalam hal ini program Vaksin Presisi oleh Polri adalah menjawab apa yang telah kami sampaikan tentang persoalan COVID," demikian Iqbal.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di PT Epson, Kawasan EJIP, Cikarang Selatan, Bekasi, Rabu (4/8).Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di PT Epson (dok. Humas Polri)
(aud/fjp)