Setneg: BOR Wisma Atlet Turun Imbas Keberanian Coba Berbagai Skenario

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 16:06 WIB
Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet, Jakarta, meningkat. Kini Bed Occupancy Rate (BOR) di Wisma Atlet menyentuh angka 80% dari kapasitas normal.
Wisma Atlet (Rengga Sencaya/detikcom)
Jakarta -

BOR (bed occupancy ratio) Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet menurun drastis. Staf khusus Mensesneg, Faldo Maldini, menilai hal tersebut hasil dari pilihan kebijakan PPKM yang tepat.

"Menurut kami, ini kerja semua orang. Masyarakat berkorban besar. Pemerintah memilih kebijakan yang tepat. Maka kita mulai melihat hasil sementara. Fasilitas kesehatan kita dapat di-recharge. Dipersiapkan ulang, waspada bila ada kemungkinan yang terjadi di depan. Terima kasih untuk yang sudah menjaga, terima kasih nakes yang sudah berkorban," kata Faldo kepada wartawan, Rabu (4/8/2021).

Faldo menyebut kemampuan dalam memahami pandemi COVID-19 dari semua pihak sudah mengalami kemajuan. Dia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mencari format terbaik adalah kunci dari keberhasilan.

"PSBB kan terdesentralisasi, kita belajar cepat, harus ada yang lebih top-down, urus wabah mesti ada arahan dari atas, yang di bawah dukung arahan-arahan itu. Ya, ini buah keberhasilan itu. Kemarin Pak Gubernur DKI Anies juga puji kebijakan ini, memberikan hasil. Kepala daerah lain pun harusnya juga merasakan dampak yang sama. Kuncinya satu, keberanian mencoba berbagai skenario," ujar Faldo.

Faldo mengatakan penurunan BOR di Wisma Atlet merupakan kabar bagi semua pihak. Angka penurunan ini diharapkan dapat terus dijaga, bahkan ditekan sampai sekecil mungkin.

"Sebulan yang lalu sempat tembus 90 persen, bahkan sampai 94 persen. Lampu nyala semua. Hampir semua kamar terpakai. Setelah PPKM, angkanya turun signifikan, sampai ke angka 27,5 persen. Ini kemajuan yang mengagumkan. Pemerintahan Presiden Joko Widodo akan melakukan segalanya untuk mempertahankan ini. Kesempatan ini dapat kita gunakan untuk bersiap lebih optimal, kita waspada, tidak tahu apa kemungkinan terburuk yang akan terjadi di depan," ujar Faldo.

Penurunan drastis tingkat keterisian tempat tidur di Wisma Atlet juga sebelumnya diungkap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi bersyukur kasus COVID-19 kini mulai melandai.

"Saya tadi pagi sudah ngecek di Wisma Atlet, misalnya yang dulu sudah hampir 90 persen, pagi tadi saya cek angka keterisian dari tempat tidur di angka 38 persen. Dulunya 90 persen, hampir penuh. Ini juga patut kita syukuri," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara pemberian Banpres Produktif Usaha Mikro 2021 di halaman Istana Merdeka seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (30/7).

Jokowi menjelaskan penurunan juga terjadi di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Namun kini kasus COVID-19 mulai naik di luar Pulau Jawa.

"Saya melihat angka-angka tadi di wilayah-wilayah di Pulau Jawa sudah mulai melandai, pelan-pelan. Tetapi yang di luar Jawa gantian, naik. Inilah memang varian Delta ini sangat cepat sekali," ujar Jokowi.

(knv/fjp)